Berita

Ilustrasi (RMOOL/Reni Erina)

Bisnis

Pasar Asia Melemah Usai Gagalnya Negosiasi AS-Iran

SENIN, 13 APRIL 2026 | 08:36 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar saham Asia-Pasifik dibuka melemah pada Senin, 13 April 2026, dipicu meningkatnya ketegangan geopolitik setelah Amerika Serikat (AS) mengambil langkah menuju blokade pelabuhan Iran pasca buntunya perundingan antara Washington dan Teheran.

Kegagalan negosiasi yang berlangsung di Islamabad pada akhir pekan memperbesar kekhawatiran pasar global. Investor mulai mengantisipasi dampak lanjutan terhadap ekonomi dunia, terutama karena lonjakan harga energi yang dapat menekan pertumbuhan.

Dikutip dari CNBC International, indeks Nikkei 225 Jepang turun sekitar 0,68 persen, sementara Topix juga melemah. Di Korea Selatan, Kospi turun sekitar 0,56 persen, diikuti pelemahan indeks saham berkapitalisasi kecil, Kosdaq. Australia pun tidak luput dari tekanan, dengan S&P/ASX 200 turun sekitar 0,37 persen.


Sementara itu, pasar China relatif datar, dan indeks Hang Seng Hong Kong bergerak terbatas di sekitar level penutupan sebelumnya.

Di sisi lain, lonjakan harga minyak menjadi faktor utama yang membebani pasar. Harga minyak mentah jenis West Texas Intermediate (WTI) melonjak lebih dari 8 persen hingga menembus sekitar 104 Dolar AS per barel. Sementara itu, minyak mentah Brent juga naik lebih dari 8 persen ke kisaran 103 dolar AS per barel. 

Menurut laporan media AS, Presiden Donald Trump bahkan mempertimbangkan opsi serangan udara lanjutan terhadap Iran. Sebelumnya, ia sempat menyetujui gencatan senjata sementara selama dua minggu dengan syarat jalur pelayaran tetap dibuka.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Iran Sodorkan 14 Syarat Damai yang Harus Dipenuhi AS

Minggu, 03 Mei 2026 | 09:59

KPK Soroti Aset Mangkrak Rp27,5 Triliun di Sulsel

Minggu, 03 Mei 2026 | 09:20

Ribuan Jemaah Haji Bertahap Bergerak dari Madinah ke Makkah

Minggu, 03 Mei 2026 | 09:14

Ratas Hambalang, Prabowo Matangkan Agenda Pendidikan hingga Hilirisasi Nasional

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:51

Mahasiswa Didorong Kembali jadi Kekuatan Pengontrol Sosial

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:39

Update harga BBM Terbaru di SPBU Pertamina, BP, hingga Vivo

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:27

Perpres Ojol Bawa Angin Segar Bagi Pengemudi Online

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:20

Pemerataan Pendidikan Kunci Wujudkan Indonesia Emas 2045

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:14

Amien Rais Sebaiknya Segera Klarifikasi

Minggu, 03 Mei 2026 | 07:46

Publik Nantikan Aksi Nyata Dudung Bereskan Masalah MBG

Minggu, 03 Mei 2026 | 07:36

Selengkapnya