Berita

Presiden Prabowo Subianto. (Foto: Setpres RI)

Politik

Rencana Prabowo Bertemu Putin Bagian Operasi Geopolitik

MINGGU, 12 APRIL 2026 | 01:11 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Rencana kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Rusia untuk bertemu Presiden Vladimir Putin memantik perhatian luas. 

Di tengah eskalasi konflik Iran vs Amerika Serikat (AS)-Israel yang kian memanas, langkah ini dinilai bukan sekadar diplomasi biasa, melainkan bagian dari operasi geopolitik yang terukur.

Pengamat intelijen dan geopolitik Amir Hamzah menilai kunjungan tersebut mengandung pesan strategis yang kuat di tengah perubahan peta kekuatan global.


“Ini bukan kunjungan bilateral biasa. Ini adalah manuver geopolitik Indonesia untuk menjaga posisi di tengah pertarungan dua blok besar dunia,” kata Amir dalam keterangannya, dikutip Minggu 12 April 2026.

Menurut Amir, konflik Iran vs AS-Israel telah mempercepat pembentukan dua poros kekuatan global. 

Di satu sisi terdapat AS dan sekutunya, sementara di sisi lain Rusia dan Iran semakin solid dalam kerja sama strategis -- meskipun sering dilakukan secara senyap.

Dalam konteks ini, Indonesia berada dalam posisi yang tidak sederhana. Saat ini Indonesia terlibat dalam Board of Peace (BoP), inisiatif perdamaian yang digagas Donald Trump untuk mendorong solusi konflik Palestina -- Israel. 

Namun di bagian lainnya, Indonesia juga harus menjaga hubungan dengan Rusia yang memiliki kedekatan dengan Iran.

“Indonesia sedang memainkan politik luar negeri bebas aktif versi baru. Tidak condong ke Barat, tapi juga tidak meninggalkan Timur,” kata Amir.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Bawaslu Minta Masukan Insan Pers Maksimalkan Kinerja Pengawasan Pemilu

Jumat, 04 September 2026 | 04:41

Dihadiri Kapolri, Apel Kebangsaan dan Kemah Nasional PUI 2026 Bidik Kaderisasi Pemuda

Jumat, 04 September 2026 | 04:14

Jangan Sampai Indonesia jadi Jalur Lalu Lintas Narkoba Internasional!

Jumat, 04 September 2026 | 03:59

PTUN Jakarta Kukuhkan PERKAPI sebagai Organisasi Kurator yang Sah

Jumat, 04 September 2026 | 03:39

PBB Perkuat Regenerasi dan Siapkan Kader Muda Rebut Kursi Parlemen 2029

Jumat, 04 September 2026 | 03:19

TNI Perkuat Pendidikan Siswa SMP di Papua Selatan

Jumat, 04 September 2026 | 02:52

Kasus Keracunan MBG Marak Lagi, Kepala BGN Mengaku Terpukul dan Drop

Jumat, 04 September 2026 | 02:26

Harga Pertamax Tidak Naik, Daya Beli Masyarakat Terjaga

Jumat, 04 September 2026 | 01:48

Kuasa Hukum Bantah Febrie Terima Rp40 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Jumat, 04 September 2026 | 01:20

Penjelasan Kepala BGN soal Kasus Keracunan MBG Berulang Bikin Syok

Jumat, 04 September 2026 | 00:59

Selengkapnya