Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

SABTU, 11 APRIL 2026 | 08:20 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Wall Street ditutup bervariasi di tengah sikap hati-hati investor yang terus mencermati perkembangan negosiasi damai di Timur Tengah. 

Dikutip dari Reuters, Sabtu 11 April 2026, pada penutupan Jumat indeks Dow Jones turun 0,56 persen ke level 47.916,57, sementara S&P 500 melemah tipis 0,11 persen ke 6.816,89. Sebaliknya, Nasdaq justru menguat 0,35 persen dan ditutup di 22.902,89, ditopang oleh kinerja saham teknologi. 

Dari sisi sektoral, saham teknologi menjadi pendorong utama kenaikan, dengan saham chip mencapai rekor tertinggi. 


Perusahaan seperti Broadcom dan Nvidia masing-masing naik sekitar 4,7 persen dan 2,6 persen. Sementara itu, sektor kebutuhan pokok justru menjadi yang paling tertekan, dan saham keuangan cenderung melemah menjelang musim laporan kinerja bank-bank besar AS.

Sentimen pasar juga dipengaruhi oleh data inflasi terbaru. Indeks Harga Konsumen (CPI) AS pada Maret naik 3,3 persen secara tahunan, sesuai ekspektasi. 

Namun, lonjakan harga energi, terutama bensin yang melonjak lebih dari 20 persen menjadi perhatian utama investor. Meski inflasi inti (core CPI) sedikit lebih rendah dari perkiraan, dampak kenaikan harga minyak diperkirakan masih akan terasa dalam beberapa bulan ke depan.

Di sisi lain, data dari University of Michigan menunjukkan sentimen konsumen anjlok ke level terendah sepanjang sejarah. Hal ini mencerminkan kekhawatiran masyarakat terhadap tekanan harga dan ketidakpastian ekonomi yang masih tinggi.

Dalam lanskap geopolitik, gencatan senjata antara pihak-pihak terkait di Timur Tengah masih rentan. Ketegangan meningkat setelah adanya laporan pelanggaran, termasuk serangan Israel di Lebanon. 

Benjamin Netanyahu disebut tengah mengupayakan pembicaraan langsung, namun situasi tetap belum stabil. Di saat yang sama, Iran masih menutup Selat Hormuz dan menetapkan sejumlah syarat untuk melanjutkan negosiasi, termasuk pencairan aset.

Di level saham individu, perusahaan teknologi berbasis AI, CoreWeave, melonjak 10,9 persen setelah mengumumkan kerja sama jangka panjang dengan Anthropic.

 Sementara itu, saham Taiwan Semiconductor Manufacturing Company juga naik setelah melaporkan pendapatan kuartal pertama yang melampaui ekspektasi.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Merawat Tradisi Intelektual Mahasiswa Lewat Peluncuran Buku Pergerakan

Senin, 06 Juli 2026 | 03:59

Demokrasi Liberal dan Benteng Oligarki

Senin, 06 Juli 2026 | 03:43

ICX Realisasikan Buyback Rp71 Miliar Perkuat Sistem Tata Kelola

Senin, 06 Juli 2026 | 03:20

Polresta Bandara Soetta Bongkar Home Industry Vape Isi Ganja Beromzet Miliaran

Senin, 06 Juli 2026 | 02:59

Manifesto AJIP Bali: Ketika Pariwisata Kehilangan Arah

Senin, 06 Juli 2026 | 02:35

Perpres 111/2025 soal LGBT Ancaman Nirmiliter jadi Langkah Preventif Terukur

Senin, 06 Juli 2026 | 02:12

Nyali Semesta: Ali Khamenei dan Puncak Kepemimpinan Transendental

Senin, 06 Juli 2026 | 01:57

UMKM dan Budaya Minangkabau Bergaung di Malaysia

Senin, 06 Juli 2026 | 01:40

Jaksa telah Berubah Menjadi Pengacara Jokowi

Senin, 06 Juli 2026 | 01:20

Aiptu Sumaryanto jadi Korban Ketiga yang Gugur saat Gerebek Bandar Narkoba di Katingan

Senin, 06 Juli 2026 | 00:59

Selengkapnya