Berita

Presiden Prabowo Subianto. (Foto: Setpres)

Politik

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

JUMAT, 10 APRIL 2026 | 21:16 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Rencana perombakan atau reshuffle Kabinet Merah Putih diharapkan dilakukan Presiden Prabowo Subianto tanpa pandang bulu.

Pengamat politik Citra Institute, Efriza, menilai kondisi ekonomi yang penuh tantangan saat ini menuntut ketegasan kepala negara terhadap jajaran menterinya.

“Dalam kondisi saat ini, Presiden Prabowo harus lebih tegas terhadap menteri-menterinya agar respons kebijakan bisa cepat dalam menghadapi persoalan ekonomi,” ujar Efriza kepada RMOL, Jumat, 10 April 2026.


Menurutnya, di tengah dinamika geopolitik global yang tidak menentu, Presiden perlu memperkuat kendali terhadap arah kebijakan sekaligus melakukan konsolidasi internal kabinet.

“Jika diperlukan, reshuffle menjadi jalan keluar yang tepat, tentu dengan dasar evaluasi yang matang dari Presiden,” tegasnya.

Efriza juga menilai, Presiden Prabowo membutuhkan dukungan ekosistem kabinet yang solid dan sejalan dalam menjalankan pemerintahan.

Hal itu penting agar kinerja para menteri lebih maksimal dalam merespons tekanan ekonomi yang sedang dihadapi.

“Pemerintah tentu menginginkan kinerja menteri lebih optimal dalam mengatasi berbagai persoalan ekonomi,” pungkas Magister Ilmu Politik Universitas Nasional tersebut.

Populer

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Anak SMA Peserta Cerdas Cermat MPR Ramai-ramai Dibully Juri dan MC

Senin, 11 Mei 2026 | 14:27

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Wall Street Menguat Terdorong Perkembangan Konflik Iran-AS

Kamis, 21 Mei 2026 | 08:18

Dolar AS Terkoreksi, Indeks DXY Turun ke 99,10

Kamis, 21 Mei 2026 | 08:07

Warga AS dari Zona Ebola Dievakuasi ke Eropa

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:50

Di DK PBB, Indonesia Kutuk Serangan RS Gaza dan Penahanan 9 WNI

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:38

RUPST Solid 89,53 Persen, AGRO Resmi Jalankan Peta Besar 2030

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:32

Logam Mulia Global Bangkit, Emas Spot Melesat 1,1 Persen

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:14

STOXX dan DAX Terbang, Investor Borong Saham Bank dan Semikonduktor

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:00

Mahalnya Harga Sebuah Kepercayaan Pasar

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:41

Prabowo Minta Pimpinan Bea Cukai Diganti Bukan Teguran Biasa

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:17

Mengungkap Investor Kabur Bikin Rupiah Anjlok

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:09

Selengkapnya