Berita

Project launching dan penandatanganan komitmen bersama di Griya Agung, Palembang. (Foto: Dok. Samudera Pasai)

Bisnis

Samudera Pasai Komitmen Dukung PSN Pelabuhan Tanjung Carat

JUMAT, 10 APRIL 2026 | 18:03 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

PT Samudera Pasai Indonesia berkomitmen mendukung pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) Pelabuhan Palembang Baru di Tanjung Carat, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan.

Komitmen tersebut ditunjukkan melalui partisipasi dalam acara project launching dan penandatanganan komitmen bersama yang digelar di Griya Agung, Palembang baru-baru ini.

Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah pihak, antara lain Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Nusron Wahid, Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/BKPM Todotua Pasaribu, serta Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru.


Momentum ini dinilai menjadi tonggak penting dalam percepatan pembangunan PSN di sektor logistik dan konektivitas maritim.

Pembangunan Pelabuhan Tanjung Carat menjadi kebutuhan mendesak seiring keterbatasan Pelabuhan Boom Baru yang berada di pusat Kota Palembang. Kondisi tersebut berdampak pada tingginya biaya logistik industri di Sumatera Selatan.

“Sebagai bagian dari konsorsium, kami akan terus bersinergi memastikan proyek berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat optimal bagi perekonomian Sumsel, khususnya mendukung kelancaran arus logistik dan ekspor komoditas unggulan daerah,” kata Chairman PT Samudera Pasai Indonesia, Alvin R Reynaldi, Jumat, 10 April 2026.

Ia menambahkan, kehadiran pelabuhan baru diharapkan mampu mengurai kepadatan di kawasan Boom Baru sekaligus menciptakan sistem logistik yang lebih efisien.

Proyek ini menggunakan skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) tanpa mengandalkan APBN. Skema tersebut dipilih untuk mendorong percepatan pembangunan melalui investasi swasta, sekaligus membuka peluang keterlibatan investor global, termasuk dalam pengembangan jaringan perkeretaapian terintegrasi dengan kawasan pelabuhan.

Tahapan awal ini akan dilanjutkan dengan pembentukan joint venture dan Badan Usaha Pelabuhan (BUP), sebelum masuk ke proses groundbreaking.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya