Berita

Ilustrasi/Net.

Otomotif

Bukan Cuma Asal Pelan, Ternyata Ini Rahasia Bikin Motor Irit Bensin Maksimal

JUMAT, 10 APRIL 2026 | 13:35 WIB | OLEH: ANANDA GABRIEL

Di tengah isu kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), menguasai cara bikin motor irit bensin bukan lagi sekadar trik opsional, melainkan kebutuhan esensial.

Secara makro, efisiensi bahan bakar berdampak langsung pada penurunan emisi karbon yang krusial bagi keberlanjutan lingkungan. Secara mikro, hal ini secara signifikan menekan pengeluaran finansial harian Anda.

Menghemat BBM tidak melulu soal mengurangi frekuensi berkendara, tetapi tentang bagaimana kita mengoptimalkan rasio kompresi mesin dan gaya berkendara agar setiap tetes bensin terkonversi menjadi jarak tempuh yang maksimal.


Kondisi mekanis motor adalah fondasi utama dalam menentukan konsumsi bahan bakar. Pembakaran yang tidak sempurna di dalam ruang bakar adalah musuh utama efisiensi.

Komponen pengapian seperti busi harus selalu dalam kondisi prima untuk memastikan percikan api membakar campuran bahan bakar dengan sempurna. Selain itu, kebersihan komponen suplai udara sangat vital.

Menurut studi teknis yang dipublikasikan dalam Journal of Automotive Engineering, filter udara yang tersumbat kotoran dapat merusak rasio stoikiometri (air-fuel ratio) secara drastis, yang berpotensi menurunkan efisiensi bahan bakar hingga 10%, baik pada motor karburator maupun yang telah menggunakan sistem injeksi modern.

Pemilihan oli mesin dengan viskositas yang direkomendasikan pabrikan juga tak kalah penting. Pelumas berfungsi mereduksi friksi antar komponen metalik; gesekan internal yang berlebih akan memaksa mesin bekerja lebih berat dan secara otomatis menyedot lebih banyak bensin.

Faktor manusia menyumbang persentase yang sangat besar dalam efisiensi konsumsi BBM. Adaptasi gaya berkendara ini di dunia otomotif dikenal luas dengan istilah eco-riding.

Akselerasi bukaan gas yang mendadak akan menyuntikkan debit bahan bakar secara berlebih yang tidak sepadan dengan laju kecepatan.

Kunci utama eco-riding adalah mengurut tuas gas secara perlahan dan halus. Usahakan untuk memindahkan gigi transmisi pada rentang putaran mesin di mana torsi mesin terasa paling optimal?"umumnya berada di putaran menengah (3.000 hingga 5.000 RPM). Menahan mesin pada RPM yang terlalu tinggi hanya akan membakar bensin sia-sia.

Selain itu, hindari pengereman mendadak. Biasakan memprediksi lalu lintas di depan Anda untuk melakukan deselerasi secara bertahap dan memanfaatkan engine brake.

Faktor Eksternal

Banyak pemilik kendaraan roda dua yang abai terhadap parameter di luar mesin, padahal interaksi fisik antara motor dan lingkungan sekitar sangat memengaruhi beban kerja piston.

Memastikan tekanan ban selalu berada pada batas Psi/Bar yang direkomendasikan adalah langkah penghematan paling sederhana namun berdampak masif. Menggunakan tekanan ban yang berada 20% di bawah standar pabrikan akan meningkatkan resistensi gulir roda terhadap aspal.

Kondisi ini terbukti memicu pemborosan bahan bakar tambahan hingga kisaran 3% hingga 5%.

Perhatikan pula faktor aerodinamika. Modifikasi penambahan boks berdimensi terlalu besar atau membawa beban melebihi kapasitas akan menambah hambatan angin, yang memaksa mesin meminum lebih banyak bensin, terutama pada kecepatan jelajah tinggi.

Populer

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

UPDATE

Makna Filosofi Lampion Waisak 2026, Simbol Pencerahan, Harapan, dan Kedamaian

Sabtu, 30 Mei 2026 | 11:58

Standarisasi Kemasan Rokok Dinilai Berpotensi Merugikan Pedagang Kaki Lima

Sabtu, 30 Mei 2026 | 11:43

Soal Opini Bahlil yang Sebut Kurban Wajib bagi Setiap Muslim, Ini Respons Komisi Fatwa MUI

Sabtu, 30 Mei 2026 | 11:27

Harga Minyak Dunia Anjlok ke 92 Dolar AS

Sabtu, 30 Mei 2026 | 11:07

Rupiah Melemah, Biaya Liburan di Indonesia Jadi Magnet Wisatawan Mancanegara

Sabtu, 30 Mei 2026 | 10:36

Penyidik Dalami Dokumen Ekspor Sawit, Kasus Under Invoicing Terus Bergulir

Sabtu, 30 Mei 2026 | 10:24

IHSG di Akhir Mei 2026 Tertekan, Asing Net Sell Jumbo Rp8,5 Triliun

Sabtu, 30 Mei 2026 | 10:16

Bukan Sekadar Kurban, Begini Cara Galeri 24 Sampaikan Makna Berbagi di Hari Raya

Sabtu, 30 Mei 2026 | 10:12

Harga Emas Antam Melonjak Rp25.000 di Akhir Mei 2026

Sabtu, 30 Mei 2026 | 10:03

Opini Bahlil di Kompas Disoal: Tidak Tepat Samakan Kurban dengan Zakat Fitrah

Sabtu, 30 Mei 2026 | 09:47

Selengkapnya