Berita

Presiden Prabowo Subianto. (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Politik

Pemakzulan Prabowo Sangat Sulit Terealisasi

JUMAT, 10 APRIL 2026 | 03:32 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Wacana penggulingan Presiden Prabowo Subianto seperti disuarakan Guru Besar Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Saiful Mujani, secara realistis sangat sulit terealisasi. 

Demikian pandangan pengamat intelijen dan geopolitik, Amir Hamzah dikutip Jumat 10 April 2026.

"Hal ini disebabkan oleh konfigurasi politik di parlemen yang mayoritas masih mendukung pemerintahan Prabowo," kata Amir.


Di DPR, koalisi pendukung pemerintah mendominasi kursi, sementara di MPR, komposisi politik juga tidak menunjukkan adanya kekuatan signifikan yang mampu mendorong proses pemakzulan hingga tuntas.

“Dalam kalkulasi intelijen politik, peluang impeachment hampir nol dalam situasi saat ini. Jadi pernyataan Prabowo bukan hanya normatif, tapi juga berbasis pada pembacaan kekuatan riil,” kata Amir.

Pada akhirnya, analisa Amir menegaskan, bahwa pernyataan Prabowo soal pemakzulan lewat DPR bukanlah bentuk defensif, melainkan ofensif dalam bentuk yang lebih halus -- yakni mengendalikan narasi tanpa harus menciptakan konflik terbuka.

“Prabowo tidak hanya bermain di permukaan. Ia bermain di level persepsi, struktur, dan momentum. Dan sejauh ini, ia unggul,” pungkas Amir.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

UPDATE

Perempuan Tani HKTI Terapkan Teknologi IoT, Pangkas Penggunaan Pupuk hingga 50 Persen

Minggu, 01 November 2026 | 12:32

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

PTKIN Siapkan Langkah agar Inovasi Mahasiswa Tak Berhenti di Ajang Lomba

Minggu, 01 November 2026 | 11:56

Kloter Pertama Haji 2027 Terbang 11 April, Ini Jadwal Lengkapnya

Minggu, 01 November 2026 | 11:50

Imigrasi Sudah Cegah Ahmad Dedi ke Luar Negeri Atas Permintaan KPK

Minggu, 01 November 2026 | 11:36

Puluhan Orang Diamankan Polisi saat Gerebek Kampung Bahari

Minggu, 01 November 2026 | 11:30

Maroko Sambut Keputusan PBB Akhiri Misi MINURSO di Sahara Barat

Minggu, 01 November 2026 | 11:17

Citra Polri Bisa Rusak Akibat Dua Kejadian Ini

Minggu, 01 November 2026 | 11:05

Ombudsman Ingatkan Polri Jaga Etika dan Hormati HAM saat Penggeledahan

Minggu, 01 November 2026 | 10:48

PPK Ajak Masyarakat Berperan bersama Presiden Prabowo Wujudkan Kedaulatan

Minggu, 01 November 2026 | 10:42

Selengkapnya