Berita

Presiden Prabowo Subianto. (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Politik

Prabowo Lakoni Strategi Perang Ala Sun Tzu

JUMAT, 10 APRIL 2026 | 02:34 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Pengamat intelijen dan geopolitik, Amir Hamzah angkat suara soal sejumlah kelompok yang berupaya membangun opini publik terkait delegitimasi kekuasaan. Di antaranya Saiful Mujani dan Islah Bahrawi yang rajin menyampaikan kritik keras terhadap pemerintah.

Dalam analisa intelijen, kata Amir, pola tersebut mengarah pada upaya provokasi reaktif -- yakni mendorong penguasa bereaksi keras agar dapat membangun framing otoritarianisme.

“Harapannya sederhana: jika Prabowo terpancing dan menyebut makar atau melakukan tindakan represif, maka narasi anti-demokrasi akan menguat. Tapi yang terjadi justru sebaliknya,” kata Amir. 


Alih-alih merespons dengan keras, Prabowo memilih jalur konstitusional sebagai rujukan utama. 

Hal ini, menurut Amir, secara efektif mematikan panggung bagi kelompok yang berharap konflik terbuka.

Dalam kacamata geopolitik, langkah Prabowo dinilai sejalan dengan prinsip klasik strategi perang ala Sun Tzu: memenangkan pertarungan tanpa harus bertarung.

Dengan mengafirmasi mekanisme DPR dan MPR, Prabowo tidak hanya menegaskan legitimasi sistem, tetapi juga mengunci ruang gerak lawan politik dalam koridor hukum yang ketat.

“Permainan dipindahkan ke arena formal, di mana Prabowo unggul secara struktur. Ini langkah yang sangat presisi,” kata Amir.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Jamaika Nilai Otonomi Sahara Maroko Solusi Paling Layak Ditempuh

Jumat, 25 September 2026 | 10:16

Dibayangi Ketidakpastian Global, Rupiah Dekati Rp18.000 per Dolar AS

Jumat, 25 September 2026 | 10:15

Wacana Pileg dan Pilpres Dipisah, Pengamat Ingatkan Konsekuensi Konstitusional

Jumat, 25 September 2026 | 10:06

KPK Telusuri Aset TPPU Milik Walikota Madiun Maidi, Periksa Sejumlah Saksi

Jumat, 25 September 2026 | 09:58

Syahganda Nazar Gunduli Kepala dan Umrah Jika Gibran Didiskualifikasi MK

Jumat, 25 September 2026 | 09:50

Impor Produk Halal Capai 31 Miliar Dolar AS, Indonesia Kejar Pasar Global

Jumat, 25 September 2026 | 09:48

IHSG Kembali Menguat, Tembus Level 6.300

Jumat, 25 September 2026 | 09:34

Gibran Masih Bocil, Lebih Cocok Jadi Camat Ketimbang Wakil Presiden

Jumat, 25 September 2026 | 09:30

Prabowo Bangga Indonesia Raih Emas Pertama di Asian Games 2026

Jumat, 25 September 2026 | 09:28

Bertemu Trump, Xi Jinping Ingatkan Bahaya Jebakan Thucydides

Jumat, 25 September 2026 | 09:00

Selengkapnya