Berita

Anggota DPR Fraksi Partai Golkar Bambang Soesatyo. (Foto: Dok. Pribadi)

Politik

Warga Dunia Khawatir Konflik Iran-Israel Kembali Pecah

JUMAT, 10 APRIL 2026 | 01:19 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Eskalasi konflik Iran-Israel dan Amerika Serikat terus memicu kekhawatiran dunia. 

Demikian penegasan Anggota DPR Fraksi Partai Golkar Bambang Soesatyo (Bamsoet) dalam keterangannya, dikutip Jumat 10 April 2026.

Data menunjukkan bahwa sepanjang periode awal 2026, ketegangan di kawasan Timur Tengah telah menyebabkan gangguan signifikan terhadap jalur distribusi energi dunia.


"Khususnya di Selat Hormuz yang menjadi jalur vital bagi sekitar 20 persen pasokan minyak dunia," kata Bamsoet.

Harga minyak mentah dunia bahkan sempat melonjak di atas 95 dolar AS per barel, sementara premi risiko pengiriman meningkat tajam akibat ancaman keamanan maritim.

Dampak dari konflik ini tidak berhenti pada sektor energi. Ketidakpastian global telah menekan stabilitas pasar keuangan, memicu volatilitas nilai tukar, serta meningkatkan tekanan inflasi di banyak negara berkembang, termasuk Indonesia. 

Bank Indonesia mencatat adanya tekanan terhadap nilai tukar rupiah dalam beberapa pekan terakhir akibat sentimen global yang dipicu konflik geopolitik. 

Selain itu, sektor perdagangan juga terdampak, terutama terkait kenaikan biaya logistik dan asuransi pengiriman internasional.

“Kita tidak boleh menganggap gencatan senjata sebagai akhir dari ketegangan," kata Bamsoet. 

Justru dalam banyak kasus, kata Bamsoet, fase ini menjadi titik paling krusial karena setiap aktor yang terlibat perang sedang menyiapkan skenario berikutnya. 

"Ini adalah realitas yang harus kita pahami secara utuh,” kata Bamsoet.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

UPDATE

Mantan Menpora Dito Ariotedjo Hadir Bersama Habib Jindan di Safari Sholawat Lombok

Senin, 12 Oktober 2026 | 22:08

PLN Siapkan Integrasi EBT PLTP Wayang Windu Unit 3 ke Sistem Kelistrikan Jabar

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:54

Gaduh Dugaan Aturan Selundupan, Doli Sentil Hasyim: Jabatan Komisaris Hadiah dari Siapa?

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:44

Sertijab Menlu, Arrmanatha Tegaskan Arah Polugri Indonesia Tidak Berubah

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:28

Kades Ciangsana Bakal Mediasi Polemik Bangunan 480 Meter Persegi di Coatesville

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:07

Bank Jakarta dan PAM Jaya akan Melantai di Bursa, Ini Respons Senator Fahira

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:37

Berat Langkah IHSG Kembali ke 9.000, Saham Konglo Tak Akan Bangkit?

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:28

Danantara Diandalkan Pacu Pertumbuhan Ekonomi 7 Persen

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:22

AMDK dan Komoditas Mamin Harus Dikecualikan dalam Pelarangan Truk Sumbu 3

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:21

Komisi II Buka Peluang RDP Bahas Putusan MK pada Gibran

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:02

Selengkapnya