Berita

Ketua Perhimpunan Persahabatan Indonesia-RRD Korea, Dr. Teguh Santosa, di Griya Anggrek, Kebun Raya Bogor, Kamis, 9 April 2026 (Foto: Istimewa)

Global

62 Tahun Indonesia-Korut, Perlu Memperluas Cakrawala Kolaborasi

KAMIS, 09 APRIL 2026 | 22:23 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Diplomasi tidak selamanya harus dilakukan di meja perundingan yang kaku. Kadang kala, sebuah percakapan di taman bunga mampu melahirkan visi besar bagi masa depan bangsa. 

Seperti yang dilakukan Bung Karno saat memberikan bunga anggrek Dendrobium kepada Presiden Kim Il Sung dalam pertemuan kedua tokoh ini di Kebun Raya Bogor, 13 April 1965. 

“Kita tentu masih mengingat dengan jelas bagaimana diplomasi bunga Kimilsungia lahir di Kebun Raya Bogor ini. Nama yang diberikan langsung oleh Bung Karno untuk anggrek tersebut menjadi bukti betapa eratnya ikatan emosional kedua pemimpin. Hubungan ini melampaui batas-batas birokrasi, menyatukan rasa saling menghormati yang tetap hidup hingga generasi saat ini,” ujar Ketua Perhimpunan Persahabatan Indonesia-RRD Korea, Dr. Teguh Santosa, di Griya Anggrek, Kebun Raya Bogor, Kamis, 9 April 2026, dalam peringatan 61 tahun kunjungan Kim Il Sung ke Indonesia, dan 62 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Korea Utara.


Hadir dalam peringatan itu antara lain Kuasa Usaha Ad Interim Kedubes RRD Korea So Kwang Yun, Direktur Asia Timur Kementerian Luar Negeri RI, Arifianto Sofiyanto, Deputi Bidang Pemanfaatan Riset dan Inovasi BRIN Dr. R. Hendrian, dan Ketua Partai Bhinneka Nurdin Purnomo. 

Juga masyarakat Korea di Indonesia dan sejumlah mahasiswa dari berbagai universitas. Dalam peringatan itu, Kedubes RRD Korea juga menggelar pameran foto dan buku.

Teguh juga mengatakan, kunjungan Kim Il Sung yang didampingi putranya, Kim Jong Il, enam dekade lalu bukan kunjungan kenegaraan biasa, melainkan simbol dari persahabatan tulus antara dua bangsa yang memiliki semangat yang sama dalam memperjuangkan kedaulatan dan solidaritas bangsa-bangsa Asia-Afrika.

Kunjungan Kim Il Sung berlangsung dari tanggal 10 sampai 20 April 1965. Selain untuk menghadiri peringatan satu dekade Konferensi Asia-Afrika di Bandung, Kim Il Sung juga menerima gelar doktor honoris causa dari Universitas Indonesia dan bintang Republik Indonesia Kelas I Adipurna dari Bung Karno. 

Kim Il Sung juga merayakan ulang tahunnya yang ke-53 pada 15 April 1965. 

Dalam bagian lain, Teguh mengatakan, tantangan global yang semakin kompleks mengharuskan kedua negara memperkuat kerja sama di berbagai bidang.

“Kita perlu memperluas cakrawala kolaborasi, mulai dari sektor kebudayaan, pendidikan, hingga pertukaran pemikiran mengenai pembangunan yang berkelanjutan bagi kemakmuran rakyat kedua negara,” ujar Direktur Geopolitik GREAT Institute ini.

Dosen Hubungan Luar Negeri UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta, ini juga mengatakan, semangat persahabatan yang dirintis pada tahun 1965 menjadi modal sosial yang kuat bagi kita untuk terus mendukung stabilitas di Semenanjung Korea, sembari mempererat kemitraan bilateral yang lebih produktif di masa-masa mendatang. 

“Mari kita jadikan peringatan ini sebagai momentum untuk menyegarkan kembali komitmen persahabatan tersebut. Bukan hanya untuk mengenang masa lalu, tetapi untuk merumuskan langkah nyata bagaimana hubungan Indonesia dan Korea dapat memberikan kontribusi positif bagi tatanan dunia yang lebih harmonis dan adil,” demikian Teguh.

Hubungan Semakin Signifikan


Kuasa Usaha Ad Interim Kedubes RRD Korea, So Kwang Yun, dalam sambutannya di awal peringatan, mengatakan bahwa hubungan kedua negara semakin signifikan. Ini ditandai dengan kunjungan Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, pada bulan Oktober 2025. 

Dalam kunjungan itu, sebut So, Menlu Sugiono berpartisipasi dalam berbagai acara penting.

“Selama acara-acara ini, terjadi pertukaran pandangan mengenai isu-isu yang bertujuan untuk lebih memperkuat dan mengembangkan hubungan kerja sama persahabatan tradisional antara kedua negara, serta hal-hal yang menjadi kepentingan bersama,” ujar So yang sudah hampir sembilan tahun berada di Indonesia.

Secara khusus, lanjutnya, penandatanganan Memorandum of Understanding antara Pemerintah RRD Korea dan Pemerintah Republik Indonesia tentang pembentukan mekanisme konsultasi bilateral telah semakin memperkuat landasan untuk lebih meningkatkan dan mengembangkan kerja sama dan pertukaran antara kedua negara.

“Pemerintah Republik Korea memiliki pendirian yang teguh untuk terus mengembangkan hubungan persahabatan dengan Indonesia, yang memiliki sejarah dan tradisi yang panjang,” kata So lagi.

“Hubungan kerja sama persahabatan antara kedua negara, yang dibangun dan terus diperkuat oleh para pemimpin besar, diwarisi dan dikembangkan hingga saat ini tanpa perubahan di bawah kepemimpinan bijaksana dari Kamerad Kim Jong Un yang terhormat,” demikian So.

Senada dengan So Kwang Yun, Direktur Asia Timur Kemlu Ri, Arifianto Sofiyanto, juga mengatakan, pemerintah Indonesia memiliki komitmen untuk meningkatkan kerja sama dengan Korea Utara dan hal itu diperlihatkan dalam kunjungan menlu RI Sugiono tahun lalu. 

Arifianto dalam sambutannya juga menggarisbawahi komitmen Indonesia untuk menjaga stabilitas kawasan termasuk Semenanjung Korea.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

UPDATE

Perempuan Tani HKTI Terapkan Teknologi IoT, Pangkas Penggunaan Pupuk hingga 50 Persen

Minggu, 01 November 2026 | 12:32

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

PTKIN Siapkan Langkah agar Inovasi Mahasiswa Tak Berhenti di Ajang Lomba

Minggu, 01 November 2026 | 11:56

Kloter Pertama Haji 2027 Terbang 11 April, Ini Jadwal Lengkapnya

Minggu, 01 November 2026 | 11:50

Imigrasi Sudah Cegah Ahmad Dedi ke Luar Negeri Atas Permintaan KPK

Minggu, 01 November 2026 | 11:36

Puluhan Orang Diamankan Polisi saat Gerebek Kampung Bahari

Minggu, 01 November 2026 | 11:30

Maroko Sambut Keputusan PBB Akhiri Misi MINURSO di Sahara Barat

Minggu, 01 November 2026 | 11:17

Citra Polri Bisa Rusak Akibat Dua Kejadian Ini

Minggu, 01 November 2026 | 11:05

Ombudsman Ingatkan Polri Jaga Etika dan Hormati HAM saat Penggeledahan

Minggu, 01 November 2026 | 10:48

PPK Ajak Masyarakat Berperan bersama Presiden Prabowo Wujudkan Kedaulatan

Minggu, 01 November 2026 | 10:42

Selengkapnya