Berita

Kolase Joko Widodo dan Prabowo Subianto. (Foto: Dokumentasi RMOL)

Politik

Menteri Titipan Jokowi Bikin Roda Pemerintahan Prabowo Terdistorsi

KAMIS, 09 APRIL 2026 | 21:12 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Wacana reshuffle kabinet yang terus menggelinding dinantikan publik sebagai ajang bersih-bersih dari pengaruh pemerintahan sebelumnya.

Publik menduga banyak anggota Kabinet Merah Putih merupakan titipan dari Presiden ke-7 RI Joko Widodo.

Direktur Eksekutif Ethical Politics, Hasyibulloh Mulyawan menilai bahwa tindakan bersih-bersih kabinet itu penting dalam memuluskan program Prabowo hingga 2029.   


“Upaya bersih-bersih menteri-menteri minim prestasi dan titipan kekuasaan sebelumnya harus segera dilakukan, agar konsolidasi kekuasaan politik presiden dalam mengeksekusi program-program prioritasnya dapat terealisasi sampai dengan pemilu 2029 mendatang,” kata Hasyibulloh kepada RMOL di Jakarta, Kamis, 9 April 2026.

Lanjut dia, jika tidak dilakukan bersih-bersih justru akan berakibat fatal bagi pemerintahan Prabowo.

“Jangan sampai dengan masih banyaknya menteri titipan membuat roda pemerintahan Presiden Prabowo menjadi terdistorsi dengan kritik-kritik publik yang menyoroti gaya komunikasi, dan kebijakan publik menteri-menteri minim prestasi dan pengalaman tersebut,” ungkapnya.
  
Pengamat politik jebolan IISIP Jakarta ini menjelaskan bahwa program-program prioritas presiden tidak berjalan maksimal akibat dipegang oleh menteri-menteri yang tidak berkualitas. 

“Wacana reshuffle kabinet pemerintahan Presiden Prabowo merupakan upaya untuk berbenah, utamanya dalam mengevaluasi sejumlah menteri yang minim pengalaman dalam urusan-urusan kebijakan publik, teknokratik dan birokratik sehingga program-program prioritas presiden selama hampir 2 tahun ini tidak berjalan secara baik serta banyak disorot dan dikritik publik,” pungkasnya.



Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

UPDATE

IPW Desak Transparansi Penegakan Hukum Kasus 1.048 Ton Udang Impor di Jatim

Minggu, 01 November 2026 | 01:50

Langkah Polisi Tangani Kasus Perusakan Warung Mi Babi Sukoharjo Diapresiasi Warga

Minggu, 01 November 2026 | 01:24

Polda Metro Siap Dikritik Buntut Penyelenggaraan Deklarasi Sumpah Pemuda 29 Oktober

Minggu, 01 November 2026 | 00:43

Ramai Logo Muncul di TIME100 Next Gala, Danantara Bantah Bayar Dana Sponsorship

Minggu, 01 November 2026 | 00:16

Pengurus Baru SAPMA PP DKI Jakarta Siap Berkolaborasi dengan Pemprov

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:47

Polisi Tangkap Pelaku Penembakan di Kampung Ambon, Ini Motifnya

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:17

Winda Marfita Pastikan Tak Terlibat Kasus Investasi PT MBS yang Dilaporkan Nur Istianti

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:57

Asrul Haruna Terpilih Sebagai Koorpresnas BEM PTMA Indonesia

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:43

Rembuk Pemuda Himpun Aspirasi dari 29 Provinsi, Kukuhkan DPP Pertama

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:32

PPP Maluku Tolak Pemberhentian Agus Suparmanto-Taj Yasin

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:44

Selengkapnya