Berita

Pendiri SMRC yang juga Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Saiful Mujani. (Foto: Website SMRC)

Politik

Saiful Mujani Seharusnya Bersabar Menunggu 2029

SELASA, 07 APRIL 2026 | 20:49 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Isu penggulingan Presiden Prabowo Subianto yang dilontarkan Pendiri Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), Saiful Mujani, berujung pada tantangan untuk bertarung di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029.

Hal itu disampaikan Direktur Garuda Institute, Irvan Mahmud saat berbincang dengan RMOL dalam sambungan telepon pada Selasa, 7 April 2026.

“Perihal pernyataan Saiful Mujani yang mau menjatuhkan presiden itu saya pikir sangat tendensius ya," ujar Irvan mengawali perbincangan. 


Dia menyayangkan isu pemakzulan Prabowo datang dari seorang Guru Besar Ilmu Politik Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, yang notabene memahami soal ketatanegaraan.  

"Harusnya dia paham bahwa presiden itu dipilih langsung oleh rakyat, dan itu melalui pemilu langsung setiap 5 tahun," tuturnya. 

Lebih lanjut, Irvan memandang Saiful Mujani terkesan sebagai partisan dari kelompok politik yang berseberangan dengan Presiden Prabowo. Sehingga Saiful Mujani seharusnya menunggu jalur yang konstitusional lewat pemilihan umum (pemilu) selanjutnya. 

"Kalau pun Pak Saiful Mujani ini kemudian bagian dari kelompok tertentu yang mencoba untuk mengganggu presiden, atau mungkin bahkan bagian dari calon presiden yang menjadi lawan Prabowo 2024 kemarin yang kalah, harusnya sih bersabar aja, tunggu aja 2029 kemudian tarung lagi," demikian Irvan menambahkan.


Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

UPDATE

Moreno Soeprapto, Potret Etika Buruk Wakil Rakyat

Senin, 21 September 2026 | 06:25

Suara Rakyat Jangan Dimubazirkan

Senin, 21 September 2026 | 06:05

Ketika Pakar Saking Pintarnya Jadi “Goblok”

Senin, 21 September 2026 | 05:44

Masa Depan Pelabuhan Indonesia antara Peluang dan Tantangan

Senin, 21 September 2026 | 05:13

Serangan Babi Hutan Persoalan Serius bagi Petani

Senin, 21 September 2026 | 05:00

Merapi Empat Kali Luncurkan Lava Pijar dalam 6 Jam

Senin, 21 September 2026 | 04:39

Pramono Lagi Menempatkan Jakarta dalam Peta Persaingan Kota Global

Senin, 21 September 2026 | 04:23

Membaca Berhadiah Koin

Senin, 21 September 2026 | 04:02

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadan 1448 H Jatuh 8 Februari 2027

Senin, 21 September 2026 | 03:06

Selengkapnya