Berita

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump (Tangkapan layar RMOL dari siaran YouTube Fox News)

Dunia

Trump Ancam Penjarakan Wartawan yang Ungkap Operasi Penyelamatan Pilot di Iran

SELASA, 07 APRIL 2026 | 11:13 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memicu kontroversi baru setelah mengancam akan memenjarakan jurnalis yang melaporkan operasi penyelamatan pilot militer AS di Iran.

Berbicara dalam konferensi pers di Gedung Putih pada Senin, 6 April 2026, Trump mengatakan pemerintah akan memaksa media mengungkap sumber informasi mereka, terutama terkait laporan sensitif soal operasi militer.

Ketegangan ini muncul setelah sebuah jet tempur AS ditembak jatuh di wilayah Iran pada Jumat sebelumnya. Dari dua awak pesawat, satu pilot dilaporkan berhasil diselamatkan lebih dulu oleh tim penyelamat AS, sementara pilot lainnya menyusul kemudian.


Menurut Trump, bocornya informasi tersebut berpotensi membahayakan keselamatan operasi militer yang sedang berlangsung. Ia menilai publikasi berita terlalu cepat dapat mengganggu misi penyelamatan.

“Kami akan mendatangi perusahaan media yang merilisnya, dan kami akan mengatakan, ‘Demi keamanan nasional, serahkan sumbernya atau masuk penjara,’” tegas Trump, dikutip dari Reuters, Selasa 7 April 2026.

Meski demikian, tidak jelas media atau jurnalis mana yang secara spesifik menjadi target ancaman tersebut. Sejumlah media besar seperti The New York Times, CBS News, dan Axios diketahui turut melaporkan penyelamatan pilot tersebut dalam waktu yang hampir bersamaan.

Gedung Putih juga belum memberikan penjelasan lebih lanjut ketika dimintai konfirmasi terkait pernyataan Presiden tersebut.

Di sisi lain, pejabat pemerintah seperti Ketua Komisi Komunikasi Federal (FCC) Brendan Carr turut menyinggung media yang dianggap menyebarkan berita palsu, bahkan memperingatkan soal potensi konsekuensi terhadap izin siaran.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya