Berita

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung. (Foto: PPID DKI Jakarta)

Nusantara

Pramono Revitalisasi Pasar Gardu Asem dan Bangun Pasar Kramat Jaya

SELASA, 07 APRIL 2026 | 00:03 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta merevitalisasi Pasar Gardu Asem di Jakarta Pusat dan membangun Pasar Kramat Jaya di Jakarta Utara. 

Langkah ini merupakan bagian dari upaya penataan pasar rakyat agar lebih modern, tertata, serta mampu menjadi penggerak ekonomi sekaligus ruang interaksi sosial masyarakat.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menegaskan bahwa pasar tradisional memiliki peran strategis dalam kehidupan warga Jakarta. 


“Jakarta akan terus merapikan pasar-pasar tradisional. Dari total 153 pasar, saat ini lebih dari 60 pasar sudah menerapkan sistem pembayaran digital secara penuh," kata Pramono di Pasar Gardu Asem, Senin 6 April 2026.

Revitalisasi Pasar Gardu Asem yang berlokasi di Kemayoran dilakukan di atas lahan seluas 1.735 meter persegi. Saat ini terdapat 79 pedagang eksisting yang direlokasi sementara ke Pasar Nangka Bungur selama proses pembangunan. Ke depan, pasar ini akan memiliki kapasitas 80 kios dan 128 los untuk menampung 208 pedagang.

Sementara itu, Pasar Kramat Jaya di Cilincing merupakan pasar yang dibangun di lahan baru seluas 2.617 meter persegi. Pasar ini akan dilengkapi dengan 49 kios serta fasilitas olahraga di lantai dua, sehingga dapat menjadi ruang publik yang lebih fungsional bagi masyarakat sekitar.

Direktur Utama Perumda Pasar Jaya, Agus Himawan, menjelaskan bahwa kedua pasar ini dilengkapi fasilitas lengkap, seperti musala, toilet umum dan toilet disabilitas, jaringan air PAM Jaya, ruang genset, ruang laktasi, area parkir mobil dan motor, hydrant, panel surya, fasilitas cctv, tempat pembuangan sampah sementara, hingga sarana olahraga. Revitalisasi dua pasar tersebut ditargetkan rampung pada 2027.

“Pasar Gardu Asem ditargetkan rampung dalam waktu 11 bulan atau pada akhir Maret 2027. Sementara Pasar Kramat Jaya ditargetkan selesai dalam waktu delapan bulan atau pada akhir Januari 2027,” kata Agus.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Bahlil Ungkap Defisit Minyak RI Hampir 1 Juta Barel per Hari

Selasa, 15 September 2026 | 10:24

Pemerintah Terus Perbaiki DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran

Selasa, 15 September 2026 | 10:15

Jelang Sertijab Menteri Keuangan, Rupiah Melemah ke Rp17.674 per Dolar AS

Selasa, 15 September 2026 | 10:10

Pitra Romadoni Pilih Restoratif Justice soal Kasus ITE di Polres Bogor

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

Bahlil Buka Suara soal Antrean BBM Subsidi di Makassar

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

KPK Benarkan Presiden Direktur Summarecon Agung Turut Terjaring OTT

Selasa, 15 September 2026 | 10:02

IBC Mulai Produksi Baterai di Karawang, Kapasitas Awal 6,9 GWh

Selasa, 15 September 2026 | 09:57

Ruang Akademik Menuju Ekosistem Hak Asasi Manusia

Selasa, 15 September 2026 | 09:48

Turun Dua Hari Beruntun, Emas Antam Ambruk ke Rp2,5 Juta per Gram

Selasa, 15 September 2026 | 09:44

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon Usai OTT

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Selengkapnya