Berita

Ilustrasi (Foto: Ditjen Pendis Kemenag)

Nusantara

69 Ribu Santri Ikuti Ujian Kesetaraan 2025/2026, Ijazah Diakui

SENIN, 06 APRIL 2026 | 14:47 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kementerian Agama melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Islam resmi menggulirkan Ujian Akhir Nasional (UAN) Pendidikan Kesetaraan pada Pondok Pesantren Salafiyah (PKPPS) untuk tahun ajaran 2025/2026. 

Sebanyak 69.176 santri dari berbagai penjuru tanah air terdaftar sebagai peserta dalam ujian yang menggunakan sistem Computer Based Test (CBT) ini.

Pelaksanaan UAN PKPPS dilakukan secara berkala sesuai jenjang pendidikan. 


Tingkat Ulya (setara SMA/MA) diselenggarakan pada 6-19 April 2026
Tingkat Wustha (setara SMP/MTs) pada 20 April hingga 2 Mei 2026
Tingkat Ula (setara SD/MI) 4-16 Mei 2026

Ujian ini merupakan instrumen penting untuk mengukur standar kompetensi lulusan. Para santri yang dinyatakan lulus akan menerima ijazah resmi yang memiliki legalitas setara dengan pendidikan formal, sehingga dapat digunakan untuk melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi, termasuk ke perguruan tinggi.

Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Amien Suyitno, menyatakan bahwa penerapan CBT adalah langkah strategis demi transparansi dan efisiensi. Menurutnya, pesantren harus tetap relevan dengan kemajuan teknologi tanpa meninggalkan akar tradisinya.

“Pesantren harus terus bertransformasi tanpa kehilangan jati dirinya. Ujian berbasis digital ini menjadi bagian dari upaya kita menjaga kualitas sekaligus memperkuat daya saing lulusan pesantren,” tegas Amien.

Sejalan dengan hal tersebut, Sekretaris Ditjen Pendidikan Islam, Arskal Salim, mengingatkan bahwa aspek teknis dan pendampingan santri harus dipersiapkan secara matang. Ia menekankan bahwa ujian ini juga merupakan sarana pembentukan mental.

“Ujian ini bukan sekadar evaluasi akademik, tetapi juga bagian dari pendidikan karakter. Integritas harus menjadi fondasi utama dalam setiap prosesnya,” ujar Arskal.

Sementara itu, Direktur Pesantren, Basnang Said, melihat UAN PKPPS sebagai wujud nyata kehadiran negara dalam mengakui sistem pendidikan pesantren salafiyah. Ia mengajak seluruh elemen pesantren untuk berpartisipasi aktif menyukseskan agenda ini.

Kami mengajak seluruh pesantren, para kiai, ustaz, dan santri untuk bersama-sama menyukseskan UAN PKPPS ini. Ini adalah ikhtiar bersama dalam menjaga mutu sekaligus marwah pendidikan pesantren,” tambahnya.

Kementerian Agama turut memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak yang berdedikasi dalam penyelenggaraan ujian tahun ini, sembari mendoakan kesuksesan bagi seluruh santri yang tengah berjuang.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

APKLI Perjuangan Ajak Publik Siap Hadapi Bonus Demografi 2030

Rabu, 26 Agustus 2026 | 00:26

Fahira Idris Apresiasi RUU Perampasan Aset Bakal Disahkan Desember

Rabu, 26 Agustus 2026 | 00:10

Pernyataan Budi Arie Tak Harus Menjadi Polemik

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:54

BPOM Gratiskan Izin Edar UMK Pangan Olahan

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:30

PP KMHDI Tuntut Presiden Evaluasi Kemenhut, Kemendikdasmen, dan Bakom

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:15

Menavigasi Turbulent Ocean, Menjinakkan Rivalitas Great Powers, dan Mematahkan Clash of Civilizations di Era Presiden SBY

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:00

Ketum Gibranku: Relawan Solid Kawal Prabowo-Gibran hingga 2029

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:59

Dua Tahun Warga Tegal Alur Pakai Jembatan Bambu, Dinas SDA Kena Semprot

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:42

Menguji Relevansi Teladan Rasulullah di Tengah Krisis Etika Global

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:40

Berbincang dengan Habib Rizieq

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:20

Selengkapnya