Berita

Menteri Pertanian Amran Sulaiman (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Politik

Mentan Klaim RI Berpengalaman Hadapi El Nino Godzilla, Terparah Tahun 2015

SENIN, 06 APRIL 2026 | 14:41 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pemerintah percaya diri menghadapi El Nino “Godzilla”, berbekal pengalaman mengatasi krisis kekeringan serupa pada 2015.

Keyakinan itu disampaikan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dalam sebuah pernyataan di Makassar, seperti dikutip Senin, 6 April 2026.

Menurutnya, kondisi kekeringan yang diprediksi terjadi tahun ini masih belum sebanding dengan dampak El Nino pada 2015 yang disebut sebagai salah satu yang terparah.


“Katanya kering enam bulan, oke. Tapi sepertinya masih lebih tinggi El Nino yang dulu, (tahun) 2015. Kami sudah pengalaman mengelola El Nino bersama teman-teman, (tahun) 2015, 2023, 2024,” kata Amran.

Lebih jauh, ia memastikan bahwa ketahanan pangan nasional tetap dalam kondisi aman. Dengan proyeksi kemarau selama enam bulan, pemerintah menghitung ketersediaan stok pangan, khususnya beras, masih mencukupi hingga 11 bulan ke depan. 

Perhitungan ini didasarkan pada akumulasi stok di gudang Bulog, cadangan sektor swasta, serta potensi panen yang masih berlangsung.

“Sebelas bulan ke depan ini aman. Stoknya untuk rakyat Indonesia aman. Sedangkan kekeringan hanya 6 bulan. Berarti aman, pangan aman,” ungkapnya.

Ia merinci, stok beras di gudang Bulog saat ini mencapai 4,5 juta ton dan diperkirakan meningkat menjadi 5 juta ton dalam 20 hari ke depan. 

Di sisi lain, sektor perhotelan, restoran, dan kafe (Horeka) menyimpan sekitar 12,5 juta ton beras. Sementara itu, potensi panen dari standing crop diproyeksikan menyumbang tambahan hingga 11 juta ton.

Tak hanya itu, melalui kebijakan strategis seperti program pompanisasi yang mulai digencarkan sejak April 2026 untuk mengantisipasi dampak cuaca panas, pemerintah memperkirakan tambahan produksi mencapai 2 juta ton per bulan. 

Dengan demikian, total tambahan stok beras diperkirakan menembus 12 juta ton.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

UPDATE

Dino Patti Djalal Endus Tim Siluman Mulai Bergerak

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:51

Trump Ancam Serang Iran Besok

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:50

Wajah Indonesia di WCCE 2026, Mulai Film Jumbo hingga Komedi Pandji

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:34

Survei: 64 Persen Publik Tidak Puas dengan Program MBG

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:21

Dino Patti Djalal Buka Suara soal Kabar Ketemu Dubes Singapura dan Saiful Mujani

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:46

Istiqomah Bela Palestina, Syahrul Aidi Dukung MUI Tolak Konser Andrea Bocelli

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:28

Zurich Topas Life Digugat ke PN Jaksel

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:06

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Anak-anak Korban Karhutla Diminta Tetap Semangat Belajar

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:37

Kedubes Singapura Tegaskan Kabar Pertemuan Saiful Mujani dan Dino Patti Djalal Hoaks

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:19

Selengkapnya