Berita

Gedung BEI. (Foto: RMOL/Alifia)

Bisnis

OJK: Investor Pasar Modal Naik 21,51 Persen Jadi 24,74 Juta Per Maret 2026

SENIN, 06 APRIL 2026 | 13:17 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Jumlah investor pasar modal domestik tercatat bertambah 1,78 juta pada Maret 2026 menjadi 24,74 juta.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi mengungkapkan total investor itu melonjak 21,51 persen secara year-to-date (ytd).

“Jumlah investor di pasar modal dalam negeri terus mencatat peningkatan signifikan, kembali bertambah sebanyak 1,78 juta investor baru di bulan Maret 2026,” kata Hasan dalam konferensi pers virtual, pada Senin 6 April 2026.


Namun demikian, di tengah lonjakan jumlah investor, pasar saham domestik justru masih tertekan. Pelemahan ini sejalan dengan tren bursa global dan regional akibat memanasnya konflik geopolitik di Timur Tengah.

“IHSG pada akhir Maret tercatat ditutup di level 7.048,22 atau terkoreksi sebesar 14,42 persen month-to-month (mtm). Namun, di tengah dinamika tersebut, resiliensi dan juga likuiditas di pasar modal domestik secara keseluruhan tetap dapat dijaga dengan baik,” imbuhnya.

Tak hanya itu, dari sisi aliran dana, investor asing juga masih mencatatkan aksi jual bersih (net sell) di pasar saham sebesar Rp23,34 triliun secara bulanan.

Menurut Hasan, lonjakan aksi jual tersebut dipicu transaksi di pasar negosiasi terhadap sejumlah saham di Bursa Efek Indonesia.

OJK pun memastikan terus mencermati dinamika global yang berdampak ke pasar domestik, sembari berkoordinasi dengan Self-Regulatory Organization (SRO) dan pelaku industri untuk menyiapkan langkah kebijakan yang diperlukan.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya