Berita

Waketum DPP PKB, Cucun Ahmad Syamsurijal hadiri Pembukaan Musyawarah Cabang (Muscab) DPC PKB Sumenep. (Foto: Humas PKB)

Politik

Muscab PKB Sumenep Perkuat Soliditas dan Panaskan Mesin Partai

SENIN, 06 APRIL 2026 | 11:16 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pembukaan Musyawarah Cabang (Muscab) DPC PKB Sumenep berlangsung hangan dengan dihadiri langsung Waketum DPP PKB, Cucun Ahmad Syamsurijal serta Bupati Achmad Fauzi pada Minggu kemarin, 5 April 2026.

Suasana cair diwarnai aksi saling lempar guyonan khas santri Madura antara Bupati Fauzi, Wakil Bupati yang juga Ketua DPC KH. Imam Hasyim, dan Kang Cucun, yang mengundang gelak tawa seluruh hadirin.

Interaksi ini menunjukkan soliditas luar biasa antara struktur pusat dan daerah, sekaligus menegaskan identitas PKB sebagai partai yang mengakar pada tradisi kultural masyarakat Madura yang egaliter dan humoris.


Namun, di balik suasana jenaka tersebut, Kang Cucun yang juga Wakil Ketua DPR RI bidang kesejahteraan rakyat itu menyampaikan pesan ideologis yang mendalam kepada seluruh kader. Ia menekankan pentingnya menjaga amanah rakyat sebagai partai pemenang yang solutif.

"PKB adalah pemimpin di sini, maka ekspektasi rakyat sangat besar. Saya ingatkan, jangan sampai kader PKB menjadi 'tamu lima tahunan' yang hanya muncul saat butuh suara menjelang Pemilu," tegas Kang Cucun dalam arahannya.

Ia menginstruksikan seluruh kader untuk turun langsung melakukan kerja nyata di lapangan. Menurutnya, peran aktif kader sangat dinantikan untuk menjawab tantangan zaman tanpa mencabut akar nilai religius dan tradisi lokal Sumenep.

Muscab ini diproyeksikan menjadi momentum transformasi bagi DPC PKB Sumenep agar tumbuh menjadi organisasi yang lebih inklusif, adaptif terhadap teknologi, dan progresif.

Menutup arahannya, Kang Cucun menekankan bahwa kunci kemenangan masa depan adalah konsistensi. Mesin partai harus tetap panas dan hadir memberikan manfaat nyata bagi umat setiap saat, bukan hanya ketika musim kampanye tiba.



Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Rechta Institute: Muktamar NU Bersih Dari Politik Uang dan Balas Budi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:16

Ucapan Budi Arie Soal Percepatan Pemilu 2029 Tak Bisa Dimaafkan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:02

Nasaruddin Umar Pilih Jadi Menag Ketimbang Maju Ketum PBNU

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:01

PLN Siap Serap Listrik dari PSEL Bekasi, Capai 223.584 MWh per Tahun

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:51

Muktamar NU Turut Bahas RUU Perampasan Aset

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:40

Polisi Sebut Kelompok Perusuh Rusak Fasilitas Umum Usai Demo di Gedung DPR/MPR

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:34

Polda Metro Pastikan Aktivitas Warga Tetap Berjalan Pascademonstrasi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:26

PLTS 100 GWp Diluncurkan, PLN Siap Percepat Swasembada Energi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:11

Emas Antam Turun Lagi, Termurah Rp1,4 Juta

Jumat, 28 Agustus 2026 | 10:57

Legislator Aceh soal Blok Andaman: Rujukannya Harus Pasal 33 UUD 1945

Jumat, 28 Agustus 2026 | 10:40

Selengkapnya