Berita

Ilustrasi lokasi jatuhnya pesawat tempur F-15 AS (Tangkapan layar RMOL dari siaran YouTube CBS)

Dunia

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

SENIN, 06 APRIL 2026 | 07:36 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Amerika Serikat (AS) berhasil menyelamatkan seorang pilot jet tempur F-15 yang sebelumnya hilang setelah pesawatnya ditembak jatuh di wilayah barat daya Iran.

Insiden ini bermula pada Jumat, 3 April 2026, ketika pesawat tersebut jatuh dan kedua awaknya terpaksa melompat menyelamatkan diri. 

Salah satu awak segera ditemukan, sementara pilot lainnya menghilang dan menjadi fokus operasi pencarian besar-besaran. Pilot tersebut dilaporkan bertahan sendirian selama lebih dari 24 jam di wilayah pegunungan terpencil, dalam kondisi berbahaya, sambil menghindari kejaran dan hanya berbekal sebuah pistol.


Situasi semakin genting karena pihak Iran turut melakukan pencarian. Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) mengerahkan pasukan bersama warga sipil untuk menyisir area tersebut. Mereka bahkan menawarkan imbalan sekitar 66.000 dolar AS bagi siapa pun yang berhasil menangkap pilot tersebut dalam keadaan hidup. Ratusan orang dilaporkan terlibat, sehingga meningkatkan risiko pilot jatuh ke tangan Iran.

Di tengah tekanan tersebut, AS meluncurkan operasi penyelamatan besar-besaran yang melibatkan puluhan pesawat serta dukungan intelijen canggih. CIA berperan penting dalam melacak posisi pilot di celah-celah pegunungan dan mengirimkan koordinat akurat kepada militer.

Untuk menjaga kerahasiaan misi, AS juga menjalankan strategi pengelabuan dengan menyebarkan informasi bahwa pilot telah ditemukan. Langkah ini bertujuan mengalihkan perhatian pihak Iran dari lokasi sebenarnya.

Operasi penyelamatan akhirnya berhasil dilakukan pada Sabtu malam. Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengumumkan langsung keberhasilan tersebut dan memuji misi itu sebagai aksi luar biasa.

“Kami menemukannya... ini adalah salah satu operasi pencarian dan penyelamatan paling berani dalam sejarah AS,” ujar Trump, dikutip dari BBC, Senin, 6 April 2026.

Pilot yang berhasil diselamatkan dilaporkan mengalami luka akibat proses pelontaran, namun dipastikan akan pulih. Ia juga disebut sebagai seorang kolonel yang dihormati di militer AS.

Meski operasi berakhir sukses, insiden ini tidak berlangsung tanpa konsekuensi. Media Iran melaporkan adanya korban jiwa di pihak mereka selama proses penyelamatan.

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

UPDATE

Kejagung Pede Hadapi Febrie di Sidang Praperadilan

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 02:27

Gebrakan PAM Jaya Tekan Kebocoran Air Diapresiasi

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 02:19

FEB UNJ Dukung Pariwisata Berkelanjutan di Bali Lewat Pengabdian Masyarakat

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 02:01

Danantara Investasi Rp44 Triliun di JBS Group

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 02:01

Anggota PWI Jakbar Laporkan Oknum Polisi ke Propam Polda Metro, Ini Sebabnya

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 01:47

Bawaslu Campus Connect Jadi Solusi Tantangan Digital di Pemilu

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 01:28

Publik Curiga UGM Melindungi Dugaan Ijazah Palsu Jokowi

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 01:17

Febrie Adriansyah Siap Buka-bukaan di Sidang Praperadilan

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 01:02

Gedung Bapenda DKI Kebakaran

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 00:32

Pemerintah Diultimatum 15 Hari Terbitkan PP Cukai MBDK

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 00:13

Selengkapnya