Berita

Evakuasi Bily Saputra (27) yang ditemukan tak bernyawa setelah terperosok di rawa di Desa Bumi Nabung Hilir, Kabupaten Lampung Tengah, Provinsi Lampung. (Foto: Istimewa)

Nusantara

Pemburu Burung Tewas Terperosok Rawa di Lampung Tengah

SENIN, 06 APRIL 2026 | 05:24 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Pemburu burung Bernama Bily Saputra (27), warga Hadi Mulyo, Kecamatan Metro Pusat, Kota Metro, Lampung, ditemukan tak bernyawa setelah terperosok ke rawa di Desa Bumi Nabung Hilir, Kecamatan Bumi Nabung, Kabupaten Lampung Tengah, Sabtu 4 April 2026.

Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 06.30 WIB saat korban bersama tiga rekannya tengah berburu di area lebung sawah. 

Usai menembak seekor burung, korban berusaha mengejar hasil buruannya. Namun nahas, diduga kehilangan pijakan, korban justru terjatuh ke dalam rawa dan tidak berhasil menyelamatkan diri.


Kantor Pencarian dan Pertolongan Lampung menerima laporan kejadian tersebut pada pukul 11.40 WIB dari aparat desa setempat. Merespons laporan itu, tim rescue langsung diterjunkan ke lokasi dengan membawa perlengkapan evakuasi di perairan.

Setibanya di lokasi sekitar pukul 15.20 WIB, tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas Lampung, BPBD Lampung Tengah, Polsek Rumbia, dan warga setempat langsung melakukan pencarian intensif melalui penyisiran dan penyelaman di sekitar titik jatuh korban.

Komandan Tim Rescue, Dharma Saputra mengatakan, medan yang sulit menjadi kendala utama dalam proses pencarian. Akses menuju lokasi yang licin dan hanya berupa jalan setapak membuat distribusi peralatan harus dilakukan secara manual.

“Tim tetap berupaya maksimal melakukan penyisiran dan penyelaman di sekitar lokasi kejadian,” kata Dharma dikutip dari RMOLLampung.

Hingga sore hari, upaya pencarian belum membuahkan hasil dan sempat dihentikan sementara pada pukul 17.30 WIB, sembari tim melakukan pemantauan di sekitar area.

Hingga akhirnya, sekitar pukul 21.10 WIB, informasi dari warga membuka titik terang. Korban diketahui berada tidak jauh dari lokasi awal kejadian. Tim SAR gabungan pun bergerak cepat dan berhasil mengevakuasi korban pada pukul 21.20 WIB dalam kondisi meninggal dunia.

“Korban langsung kami evakuasi setelah menerima informasi dari masyarakat, kemudian diserahkan kepada pihak keluarga,” kata Dharma.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Negeri Para Bocil

Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:14

DPR Tidak Boleh Hadapi Pendemo dengan Pendekatan Keamanan

Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:02

Tak Benar Yayasan Syarif Hidayatullah Berkonflik dengan UIN Jakarta

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:45

Desil DTSEN Tak Boleh Merugikan Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:34

Beban Kesehatan Karhutla Tembus Rp120 Triliun

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:22

Pejabat Jangan Merasa Sok Tahu Persoalan Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:12

Jokowi seperti Gelisah dengan Pernyataan Budi Arie

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:28

Dinas Perumahan Harus Bergerak Cepat Tuntaskan Masalah Warga Taman Rasuna

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:16

Naik Motor dari Indramayu, Konten Kreator Ini Semangat Ikut Demo di DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:00

Polri Kumpulkan Donasi Rp12,6 Miliar untuk NTT

Kamis, 27 Agustus 2026 | 03:46

Selengkapnya