Berita

Kawasan Jalan Malioboro, Yogyakarta. (Foto: Istimewa)

Nusantara

Malioboro dan Ancol Terbanyak Dikunjungi Wisatawan Lebaran

SENIN, 06 APRIL 2026 | 02:41 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Momentum libur Lebaran 2026 tidak hanya identik dengan mudik, tetapi juga gelombang besar wisatawan yang menyerbu berbagai destinasi favorit di Tanah Air. 

Tercatat sedikitnya 10 lokasi wisata menjadi primadona, mulai dari Malioboro di Yogyakarta hingga Pantai Pangandaran.

Data Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menunjukkan lonjakan kunjungan signifikan selama periode Lebaran. 


Kawasan Malioboro memimpin dengan 468.004 wisatawan, disusul Ancol di Jakarta Utara dengan 343.623 pengunjung. 

Destinasi lain yang turut dipadati antara lain Taman Margasatwa Ragunan (Jakarta Selatan), Kota Lama Semarang, Masjid Al Jabar Bandung, Pantai Pangandaran, Monas, Masjid Agung Demak, Telaga Sarangan Magetan, serta Taman Safari Indonesia Bogor.

Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa mengatakan, tingginya kunjungan ini sejalan dengan meningkatnya mobilitas masyarakat selama Lebaran.

"Sekitar 12 persen atau setara dengan sekitar 17,27 juta orang memanfaatkan momentum Lebaran tahun ini untuk melakukan perjalanan ke lokasi wisata. Meningkat dibanding tahun lalu sebesar 6,3 persen," kata Ni Luh, dikutip dari laman resmi Kemenpar, Minggu 5 April 2026.

"Namun ini adalah estimasi, data riil tentu akan menunggu dari BPS, karena kami berkolaborasi dengan BPS untuk penghitungan jumlah wisatawan baik nusantara maupun mancanegara," sambungnya.

Secara keseluruhan, pergerakan penumpang nasional mencapai 147,55 juta orang atau naik 2,53 persen dari proyeksi awal. Lonjakan ini turut mendorong sektor pariwisata sebagai salah satu penggerak ekonomi.

Meski rata-rata pengeluaran per keluarga tercatat menurun dari Rp4,95 juta menjadi Rp3,78 juta, pemerintah menilai hal ini bukan indikasi pelemahan daya beli. 

Sebaliknya, terjadi pergeseran pola konsumsi masyarakat yang lebih efisien dan berorientasi pada pengalaman.

Hal ini tercermin dari total perputaran uang di sektor pariwisata yang melonjak signifikan, dari Rp11,04 triliun pada 2025 menjadi Rp19,86 triliun pada 2026.

"Hal ini menunjukkan ada pergeseran dari konsumsi berbasis rumah tangga menjadi konsumsi berbasis pengalaman, khususnya pada sektor pariwisata," kata Wamenpar dilansir dari RMOLJabar.

Tingginya mobilitas selama arus mudik dan balik turut mendorong pertumbuhan sektor lain seperti transportasi, kuliner, UMKM, hingga akomodasi di daerah tujuan wisata.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

BNI Bawa Tiga UKM Indonesia Tembus Pasar Korea Selatan

Jumat, 17 Juli 2026 | 00:23

Api Ludeskan Rumah Tinggal di Cakung Timur

Jumat, 17 Juli 2026 | 00:14

BNI Geber Penguatan Tata Kelola Penyaluran KUR

Jumat, 17 Juli 2026 | 00:01

Baznas dan Sound Rhythm Ajak Nonton Bola Sambil Sedekah

Kamis, 16 Juli 2026 | 23:47

Rano Karno Targetkan 500 Penyanyi Tampil di Bundaran HI

Kamis, 16 Juli 2026 | 23:16

Simpul Nominee Rumah Sentul

Kamis, 16 Juli 2026 | 23:00

Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Capai 1,13 Juta Penonton

Kamis, 16 Juli 2026 | 22:52

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 16 Juli 2026 | 22:45

KPK Rampungkan Analisis Laporan Penolakan Gratifikasi Raja Juli

Kamis, 16 Juli 2026 | 22:34

Wamen Investasi: Kepastian Hukum Jadi Faktor Penting Tarik Investor Asing

Kamis, 16 Juli 2026 | 22:22

Selengkapnya