Berita

Presiden AS Donald Trump. (Foto: AFP)

Politik

Donald Trump Sukses Runtuhkan Hegemoni AS

SENIN, 06 APRIL 2026 | 02:12 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Kekalahan telak Amerika Serikat (AS) atas Iran, bukan semata karena ketangguhan Negeri Persia, namun akibat bodohnya Donald Trump.

"Trump lebih mengikuti syahwat dan insting ngawurnya, ketimbang rasio dan kejernihan berfikir dalam menentukan kebijakan pertahanan," kata Sastrawan Politik Ahmad Khozinudin, dikutip Senin 6 April 2026.

Bayangkan, militer terkuat dunia (versi Global Firepower 2026), dengan anggaran pertahanan mencapai 895 miliar dolar AS (2025), tertinggi di dunia, bisa kalah dengan Iran yang kekuatan militernya hanya menempati peringkat ke-16 militer di dunia. 


"Kalau kita rinci, Kekuatan utama AS didukung oleh 1,33 juta personel aktif, 11 kapal induk, dan armada udara terbesar di dunia (sekitar 13.000+ pesawat)," kata Khozinudin.

Angkatan udara AS terbesar di dunia dengan 1.790+ pesawat tempur, 1.002+ helikopter serang, dan teknologi canggih seperti F-22 Raptor serta F-35 Lightning II.

Angkatan Laut AS juga terbesar di dunia berdasarkan tonase, mengoperasikan 11 kapal induk, 60+ kapal selam (termasuk nuklir), dan puluhan kapal perusak/kapal perang permukaan lainnya.

Adapun Angkatan Darat AS dilengkapi dengan setidaknya 5.500+ tank tempur utama (MBT), 300.000+ kendaraan lapis baja, serta sistem pertahanan canggih lainnya.

"Namun, hanya untuk membuka Selat Hormouz saja, militer AS tidak sanggup. Jalur perairan nadi ekonomi dan energi dunia ini, sebelumnya turut melayani kepentingan ekonomi Amerika," kata Khozinudin.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Selain Anak Buah Nusron, KPK Benarkan Tangkap Fahd A Rafiq

Selasa, 15 September 2026 | 00:25

Laut Bukan Tempat untuk Mati

Selasa, 15 September 2026 | 00:01

APKARINDO Perjuangkan Ksejahteraan Petani hingga Kejayaan Karet Rakyat

Senin, 14 September 2026 | 23:42

Anak Buah Nusron Kena OTT KPK Terkait Pengurusan HGB Summarecon

Senin, 14 September 2026 | 23:22

DPR Soroti Usia Kapal dan Kepatuhan Aturan Impor dalam Tragedi Virgo Transport 8

Senin, 14 September 2026 | 23:02

Pemerintah Bahu Membahu Cegah Karhutla Masuk Zona Inti IKN

Senin, 14 September 2026 | 23:01

Pemilik Laundry Sukses Kembangkan Usaha dari Mekaar jadi BRILink Agen

Senin, 14 September 2026 | 22:38

OTT KPK Makin Mengerucut, Fahd A Rafiq hingga Bos Summarecon Dikabarkan Terjaring

Senin, 14 September 2026 | 22:37

Ketua KPK Benarkan OTT Pejabat ATR/BPN, Daftar Nama Belum Diungkap

Senin, 14 September 2026 | 21:59

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

Selengkapnya