Berita

Jejeran truk berisi 200 ton bantuan kemanusiaan dari Azerbaijan untuk Iran (Foto: Azarteg)

Dunia

Azerbaijan Kirim 200 Ton Bantuan Kemanusiaan untuk Iran

MINGGU, 05 APRIL 2026 | 12:30 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pemerintah Azerbaijan kembali menunjukkan solidaritas regional dengan mengirimkan bantuan kemanusiaan dalam jumlah besar ke Iran.

Kantor berita pemerintah Azertag melaporkan bahwa atas perintah Presiden Azerbaijan, Ilham Aliyev, bantuan sebanyak 200 ton dikirim untuk membantu kebutuhan mendesak masyarakat Iran yang terdampak perang.

Bantuan itu terdiri dari 190 ton bahan pangan, 7 ton obat-obatan, dan 3 ton perlengkapan medis.


"Pengiriman dilakukan atas arahan Presiden Azerbaijan Ilham Aliyev untuk mendukung kebutuhan saat ini rakyat Iran yang bertetangga dan bersahabat,” ungkap laporan tersebut, seperti dikutip pada Minggu, 5 April 2026. 

Pada bulan Maret, Azerbaijan juga telah menyalurkan bantuan tahap awal berupa 10 ton tepung, 6 ton beras, 2,4 ton gula, lebih dari 4 ton air, sekitar 600 kilogram teh, serta hampir 2 ton obat-obatan dan perlengkapan medis ke Iran.

Langkah ini diambil di tengah meningkatnya ketegangan sejak 28 Februari, ketika Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran. 

Menurut sumber Iran, serangan tersebut telah menewaskan lebih dari 1.340 orang, termasuk Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei.

Sebagai respons, Teheran melancarkan serangan balasan menggunakan drone dan rudal yang menargetkan Israel, serta sejumlah negara lain seperti Yordania, Irak, dan negara-negara Teluk yang menjadi lokasi pangkalan militer AS.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya