Berita

Asap mengepul setelah serangan pesawat tak berawak Iran menghantam Kuwait City (Foto: AA)

Dunia

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

MINGGU, 05 APRIL 2026 | 10:20 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Ketegangan di Teluk mencapai titik baru setelah drone Iran menghantam kompleks pemerintahan di ibu kota Kuwait pada Sabtu malam, 4 April 2026.

Kementerian Keuangan Kuwait menyebut serangan itu mengakibatkan kerusakan properti dalam skala besar, namun tanpa korban jiwa.

Tim darurat segera dikerahkan untuk menangani dampak serangan, sementara para pegawai  diputuskan bekerja dari rumah mulai Minggu, 5 April 2026.


Otoritas Kuwait turut melaporkan dua fasilitas pembangkit listrik dan desalinasi air ikut diserang, menyebabkan kerusakan material signifikan serta membuat dua unit pembangkit listrik tidak dapat beroperasi.

"Pertahanan udara Kuwait saat ini sedang menanggapi ancaman rudal dan pesawat tak berawak musuh," kata militer Kuwait dalam pernyataannya, seperti dikutip dari TRT World.

Secara terpisah, Kuwait Petroleum Corporation mengatakan kebakaran terjadi di kompleks minyak Shuwaikh setelah diserang drone.

Tidak ada korban luka yang dilaporkan, dan tim darurat serta pemadam kebakaran sedang berupaya memadamkan api.

Serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel yang diluncurkan ke wilayah Iran sejak akhir Februari lalu menewaskan lebih dari 1.340 orang, termasuk Pemimpin Tertinggi Iran saat itu, Ali Khamenei.

Iran merespons dengan serangan pesawat tak berawak dan rudal yang menargetkan Israel, serta Yordania, Irak, dan negara-negara Teluk yang menampung aset militer AS.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya