Berita

Presiden AS Donald Trump (Foto: POLITICO)

Dunia

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

MINGGU, 05 APRIL 2026 | 09:33 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Ketegangan di Timur Tengah kian memuncak setelah Presiden AS Donald Trump memberi ultimatum 48 jam kepada Iran untuk membuka Selat Hormuz atau menghadapi konsekuensi serius.

“Ingat ketika saya memberi Iran waktu sepuluh hari untuk MEMBUAT KESEPAKATAN atau MEMBUKA SELAT HORMUZ? Waktu hampir habis, 48 jam lagi sebelum neraka menimpa mereka,” tulis Trump dalam unggahan di Truth Social, seperti dikutip Minggu, 5 April 2026.

Pada 26 Maret 2026, Trump menyebut telah memperpanjang tenggat negosiasi nuklir Iran menjadi 10 hari. 


Keputusan itu diambil karena Iran mengirimkan 10 kapal tanker minyak berbendera Pakistan yang dianggap Washington sebagai niat baik.

Kawasan Timur Tengah sendiri masih berada dalam kondisi siaga sejak AS dan Israel melancarkan ofensif gabungan terhadap Iran pada 28 Februari lalu. 

Serangan tersebut dilaporkan telah menewaskan lebih dari 1.340 orang, termasuk Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei.

Sebagai balasan, Iran melancarkan serangan drone dan rudal ke sejumlah target, termasuk Israel, Yordania, Irak, serta negara-negara Teluk yang menjadi lokasi aset militer AS.

Selain itu, Teheran juga membatasi pergerakan kapal di Selat Hormuz, memperburuk ketegangan dan memicu kekhawatiran terhadap stabilitas pasokan energi global.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Ini Alasan Nusron Wahid Tak Nongol di DPR Usai Anak Buah Dicokok KPK

Rabu, 16 September 2026 | 16:28

Prabowo Sampaikan Duka Cita atas Kecelakaan KM Virgo Transport 8

Rabu, 16 September 2026 | 16:17

Panja RUU Pemilu Dipastikan Dibentuk Tahun Ini

Rabu, 16 September 2026 | 16:15

Perlu Diusut Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi di Muara Baru

Rabu, 16 September 2026 | 16:11

PT 5 Persen Bikin Partai Nonparlemen Makin Berat ke Senayan

Rabu, 16 September 2026 | 16:10

Prabowo Resmikan LRT Kelapa Gading-Manggarai, Danantara Diminta Ikut Bantu

Rabu, 16 September 2026 | 16:09

Bapemperda DPRD DKI Dorong Penguatan Perlindungan Anak di Ruang Digital

Rabu, 16 September 2026 | 16:00

OPM Bunuh Sopir Angkutan Masyarakat, Mobil Dibakar

Rabu, 16 September 2026 | 15:47

Kolaborasi Lintas Lembaga Terus Diperkuat Meski Karhutla Menurun

Rabu, 16 September 2026 | 15:44

KPK Periksa 3 ASN BPK terkait Dugaan Suap Pengubahan Audit Pemkab Muara Enim

Rabu, 16 September 2026 | 15:32

Selengkapnya