Berita

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung saat menjenguk siswa yang menjadi korban dugaan keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG). (Foto: PPID)

Nusantara

Pemprov DKI Tetap Dukung MBG Meski Ada Insiden Keracunan

MINGGU, 05 APRIL 2026 | 07:41 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menjenguk langsung kondisi puluhan siswa yang menjadi korban dugaan keracunan makanan usai mengonsumsi menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) di kawasan Pondok Kelapa, Jakarta Timur.

Para korban merupakan siswa dari empat sekolah, yakni SMA 91, SDN Pondok Kelapa 01, SDN Pondok Kelapa 07, dan SDN Pondok Kelapa 09.

Dari data yang diterima, sebanyak 72 siswa telah menjalani perawatan di tiga rumah sakit, yaitu RSKD Duren Sawit, RS Islam Pondok Kopi, dan RS Harum. Para korban dilaporkan mengalami gejala berupa demam, mual, muntah, hingga diare.


"Ada dampak dari makanan yang disiapkan oleh SPBG di lokasi Pondok Kelapa 2. Lokasi terdampaknya ada empat sekolah yaitu SMA 91, Pondok Kelapa 01, SDN Pondok Kelapa 01, SDN Pondok Kelapa 09, SDN Pondok Kelapa 07," ujar Pramono, di RSKD Duren Sawit, Jakarta Timur, Sabtu, 4 April 2026.

Dia menegaskan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah berkoordinasi cepat dengan Badan Gizi Nasional (BGN), Dinas Pendidikan, serta Dinas Kesehatan untuk memastikan seluruh korban tertangani dengan baik.

Bagi korban yang terdaftar BPJS Kesehatan, maka seluruh biaya perawatannya ditanggung sepenuhnya oleh BPJS Kesehatan. Sementara biaya perawatan bagi korban yang tidak memiliki BPJS Kesehatan akan ditanggung sepenuhnya oleh BGN.

?Meski hasil laboratorium resmi belum keluar, insiden ini diduga disebabkan oleh menu spageti yang disiapkan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di lokasi Pondok Kelapa 2. Namun, Gubernur meminta masyarakat untuk menunggu hasil pemeriksaan pihak berwenang.

"Tapi saya tidak mau berandai-andai nanti biar laboratorium atau pihak yang bertanggung jawab yang akan menyampaikan secara terbuka," lanjutnya.

Usai menjenguk para korban, Pramono menyebut kondisi kesehatan mereka kini telah membaik. Ia pun berharap para siswa yang menjadi korban segera kembali pulih setelah mendapatkan perawatan di rumah sakit.

Sementara mengenai kelanjutan program Makan Bergizi Gratis (MBG), Pramono menekankan bahwa regulasi sepenuhnya berada di bawah kendali Pemerintah Pusat. Meski demikian, Pemprov DKI Jakarta berkomitmen untuk terus memberikan dukungan penuh.

"Untuk makan bergizi gratis ini kan diatur oleh pemerintah pusat. Kami sepenuhnya memberikan support, dukungan untuk itu kalau memang ada," ucapnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

UPDATE

Ketua MPR: Peternak Sejahtera, Indonesia Makmur

Sabtu, 25 April 2026 | 22:13

PPN Tiket Pesawat Ekonomi Ditanggung Pemerintah Selama 60 Hari

Sabtu, 25 April 2026 | 21:55

Wapres Gibran Tunjukan Komitmen untuk Indonesia Timur

Sabtu, 25 April 2026 | 21:48

Babak Baru Kasus Hukum Rismon, Dilaporkan Gara-gara Buku "Gibran End Game"

Sabtu, 25 April 2026 | 21:25

Pengusaha Warteg Keberatan Zulhas Beri Sinyal Minyakita Bakal Naik

Sabtu, 25 April 2026 | 20:51

Bukan Soal PAN, Daya Beli juga Tertekan kalau Minyakita Naik

Sabtu, 25 April 2026 | 20:36

Prof Septiana Dwiputrianti Dikukuhkan Guru Besar Politeknik STIA LAN Bandung

Sabtu, 25 April 2026 | 19:52

Modus Ganjal ATM Terbongkar, Empat Pelaku Dicokok

Sabtu, 25 April 2026 | 19:39

The Impossible Journey, Kisah Perjalanan AS Kobalen

Sabtu, 25 April 2026 | 18:44

Kawal Distribusi Living Cost, BPKH Pastikan Efisiensi Dana Haji 2026

Sabtu, 25 April 2026 | 18:24

Selengkapnya