Berita

Presiden Prabowo Subianto. (Foto: BPMI Setpres)

Politik

Prabowo Lebih Untung Jika Tunjukkan Sikap Keberpihakan ke Iran

MINGGU, 05 APRIL 2026 | 05:53 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Langkah Presiden Prabowo Subianto akan semakin mendapat dukungan dari rakyat bila menunjukkan sikap yang membela Iran dan melakukan upaya kontra terhadap Amerika Serikat dan Israel.

Hal itu disampaikan pakar geopolitik Timur Tengah, Dina Sulaeman dalam podcast Madilog dikutip dari kanal YouTube Forum Keadilan TV, Minggu, 5 April 2026.

“Sebenarnya sangat strategis buat Pak Prabowo untuk menunjukkan dukungan (kepada Iran). Dan pasti rakyat akan tambah dukung Pak Prabowo, kan gitu kan. Untuk buat pemilu (2029) ya kan, kalau pikiran kita pemilu nih. Jadi sebenarnya justru lebih strategis sekarang kalau pun memikirkan masalah pemilu,” kata Dina.


“Artinya memang saat ini kalau mau hitung-hitungan untung-rugi, (lebih) untung kalau Pak Prabowo menunjukkan keberpihakan kepada Iran,” tambahnya.

Dina menyebut, dukungan terhadap Iran mengalir bukan hanya dari rakyat Indonesia tetapi hampir seluruh dunia. Hal itu mengingat lawan yang dihadapinya adalah Israel, negara yang telah melakukan penjajahan di atas dunia.

Di sisi lain, lanjut dia, sikap keberpihakan terhadap Iran yang seharusnya dilakukan pemerintah Indonesia juga sejalan dengan prinsip hukum internasional.

“Dan (dukungan) itu sama sekali bukan pernyataan yang aneh. Betul-betul sesuai dengan pasal PBB kan, pasal 2 PBB, sebuah negara nggak boleh menyerang negara lain. Pasal 51, sebuah negara yang diserang boleh melawan. Sesederhana itu bicaranya,” tambah Dina. 

Namun sejauh ini, ia melihat belum ada tanda-tanda yang signifikan soal dukungan pemerintah Indonesia terhadap Iran.

“Mengapa hanya untuk menyampaikan sesuatu yang sebenarnya sangat standar, sangat normatif loh. Bahwa ini salah, ini benar, Iran berhak marah, itu kan normatif banget,” pungkasnya.  


Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

Digiring ke Bareskrim, 10 Tersangka Sabu Blue Ice 1,2 Ton Terancam Hukuman Mati

Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:18

KPK Bongkar Kejanggalan Status Bima-Richard dan Proyek Pengadaan BNPB

Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:18

Menlu RI dan Singapura Bertemu, Bahas Penindakan Korporasi Pelaku Karhutla

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:47

Lula dan Prabowo dalam Angka juga Cerita

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:30

Sejarah Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928, Tonggak Persatuan Bangsa

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:22

Dari Vietnam, Gus Lilur Desak KPK Usut Dugaan Politik Uang Muktamar NU

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:21

BRIN Percepat Uji Klinis 19 Kandidat Obat Herbal Menuju Fitofarmaka

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:16

Koperasi Jadi Motor Ekonomi Desa di Era Prabowo-Gibran

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:12

BCA Catat Laba Bersih Rp45,2 Triliun, Naik 4,2 Persen

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:05

Daftar Peringkat Ballon d'Or 2026: Harry Kane Juara, Messi Posisi Kelima

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya