Berita

Aktivitas pengelolaan energi terbarukan di desa binaan Pertamina. (Foto: Humas Pertamina)

Nusantara

Energi Transisi Sulap Desa Rentan jadi Resisten

MINGGU, 05 APRIL 2026 | 01:32 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Di tengah dinamika harga minyak dunia dan ancaman perubahan iklim yang semakin nyata, harapan justru tumbuh dari desa-desa di berbagai penjuru Indonesia. Desa yang sebelumnya tergolong kesusahan, kini mulai menggeliat berkat hadirnya energi terbarukan dan penerapan teknologi tepat guna. 

Bahkan di wilayah-wilayah yang sempat terdampak bencana akibat perubahan iklim, masyarakat kini lebih resilien untuk kembali bangkit.
 
Seperti yang terjadi di Desa Padang Sakti, Kecamatan Muara Satu, Lhokseumawe, Aceh. Program Desa Energi Berdikari Pertamina (DEB) membawa energi terbarukan berupa pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) berkapasitas 4,4 Kilowatt-peak (kWp) dengan baterai 10 kilowatt per jam (kWh) yang dimanfaatkan untuk aerator dan mesin pakan. 


Alhasil, energi ramah lingkungan ini bisa meningkatkan produktivitas tambak sampai 40 persen, dan menambah pendapatan warga hingga Rp6-8 juta per bulan.
 
Di tengah antusiasme warga, bencana Sumatera dan Aceh pada tahun 2025 turut menyapu udang dan ikan di tambak warga. Beruntung, perangkat PLTS tetap dapat beroperasi, sehingga masyarakat dapat bangkit kembali menata ulang usaha tambaknya.
 
“Pascabanjir, kami sempat kehilangan segalanya. Berkat dukungan Program DEB Pertamina, kami bisa bangkit kembali, memulai usaha, dan menjalani kehidupan dengan lebih mandiri,” ungkap Local Hero di Program Gampong Berdikari budi daya udang vaname di Desa Padang Sakti, Muhrizal dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Sabtu, 4 April 2026.
 
DEB memberi nilai ekonomi sampai Rp5,5 miliar per tahun dan mampu mengurangi emisi hingga 1,09 juta ton Co2eq per tahun.
 
Besarnya manfaat DEB ini membawa kiprah Pertamina diakui secara global. Bersama 23 perusahaan dunia, antara lain Aviva Plc, British Airways, CEMEX, General Motors, Lenovo, hingga Saudi Aramco, Pertamina meraih penghargaan internasional Sustainability, Environmental Achievement & Leadership (SEAL) Awards 2026 untuk kategori Inisiatif Lingkungan.
 
Vice President Corporate Communication Pertamina Muhammad Baron menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas berbagai inisiatif nyata di bidang lingkungan dan keberlanjutan yang berdampak positif bagi masyarakat. 

Pertamina dinilai berhasil menghadirkan solusi inovatif melalui energi baru dan terbarukan, membawa masyarakat pada ketahanan ekonomi dan adaptasi perubahan iklim di komunitas pedesaan.
 
“Apresiasi internasional ini adalah kolaborasi dari berbagai pihak, mulai dari masyarakat desa yang telah menjadi bagian dari penggerak perubahan, serta pemerintah daerah dan mitra lokal. Ini menjadi motivasi bagi Pertamina untuk terus menghadirkan inovasi yang berdampak nyata, terutama dalam memperkuat resiliensi desa menghadapi dinamika global,” ujar Baron.
 
Pertamina telah membangun 252 DEB di seluruh Indonesia. Sebanyak 64 persen DEB berada di luar Pulau Jawa untuk pemerataan pembangunan. Selain itu, sebanyak 156 DEB memproduksi 15,8 ribu ton bahan pangan beras dan 890,4 ton bahan pangan non beras, untuk mendukung ketahanan pangan nasional.
 
“Pemanfaatan energi baru terbarukan Pertamina DEB terdiri dari panel surya, mikrohidro, biogas dan energi terbarukan lainnya. Kami berharap dengan pemanfaatan energi transisi, masyarakat desa tak hanya memiliki ketahanan energi, tapi juga penggerak aktivitas ekonomi,” ungkap Baron.
 
Ke depan, Pertamina berkomitmen untuk memperluas inisiatif berbasis energi bersih dan pemberdayaan masyarakat. Harapannya, semakin banyak desa di Indonesia yang tidak hanya mampu menghadapi gejolak ekonomi dan perubahan iklim, tetapi juga tumbuh menjadi pusat kemandirian energi dan ekonomi baru.
 
Pemanfaatan energi baru terbarukan ini juga sejalan dengan Rencana Umum Energi Nasional (RUEN) Pemerintah pada tahun mendatang. Pertamina berkomitmen mendorong transisi energi, tak hanya menjadi sumber energi namun sebagai upaya menurunkan emisi karbon di Indonesia.
 
Pertamina sebagai perusahaan pemimpin di bidang transisi energi, berkomitmen dalam mendukung target Net Zero Emission 2060 dan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian Sustainable Development Goals (SDGs).

Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

Wakil Bupati Bogor Jaro Ade Dipanggil KPK

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:31

Bisnis Ritel MAP Tumbuh Dua Digit, Laba Bersih Capai Rp2,1 Triliun

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:30

Konser Ye Sumbang Perputaran Ekonomi Rp600 Miliar, UMKM Ikut Kecipratan

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:20

Cari Pemimpin Baru, Kadin Jaktim akan Gelar Mukota VII

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:20

Ekosistem Baterai Makin Maju, Toyota Didorong Garap Full EV

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:16

KPK Panggil Sejumlah Tenaga Ahli dan Kepala Biro BNPB

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:01

Periksa Suhu

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:00

Dony Oskaria Kumpulkan Petinggi BUMN, Ada Apa?

Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:51

Bank Mandiri Buka-bukaan Soal Kredit Rp40 Triliun ke Haji Isam, Beberkan Agunan Saham JARR-PGUN

Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:41

Sempat Mangkir, KPK Bakal Panggil Ulang Suami Fadia Arafiq

Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:26

Selengkapnya