Berita

Suasana upacara pelepasan dan penghormatan tiga jenazah personel penjaga perdamaian Indonesia yang tergabung dalam misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) di Hanggar Lebanese Air Force, Beirut Lebanon, Kamis (2/4/2026). (Foto: Dok. Puspen TNI)

Pertahanan

Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Jenazah Dipulangkan ke Tanah Air Sore Ini

SABTU, 04 APRIL 2026 | 10:29 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Di tengah meningkatnya eskalasi konflik di Timur Tengah, Indonesia kembali berduka. Tiga prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang tergabung dalam misi perdamaian dunia gugur dalam insiden bersenjata di Lebanon.

Kementerian Luar Negeri menyampaikan, ketiga jenazah akan dipulangkan dari Istanbul, Turki, menggunakan penerbangan Turkish Airlines TK 056 dan dijadwalkan tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Sabtu, 4 Maret 2026 pukul 17.35 WIB.

Setibanya di Tanah Air, prosesi penyambutan akan dilaksanakan secara militer sebagai bentuk penghormatan terakhir. 


Selanjutnya, jenazah akan diberangkatkan ke Lanud Halim Perdanakusuma sebelum dipulangkan ke daerah asal masing-masing untuk dimakamkan di taman makam pahlawan.

Ketiga prajurit yang gugur adalah Mayor Inf (Anm) Zulmi Aditya Iskandar, Serka (Anm) Muhammad Nur Ichwan, dan Kopda (Anm) Farizal Rhomadon. Mereka merupakan bagian dari kontingen Indonesia dalam misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL).

Peristiwa pertama terjadi pada Minggu 29 Maret 2026, saat Kopda Farizal Rhomadon gugur akibat tembakan artileri di sekitar posisi kontingen Indonesia di wilayah Adchit Al Qusayr, Lebanon selatan.

Sehari kemudian, dua prajurit lainnya gugur dalam serangan terhadap konvoi yang mereka kawal. Mayor Inf Zulmi Aditya Iskandar dan Serka Muhammad Nur Ichwan menjadi korban dalam insiden tersebut.

Rangkaian kejadian ini menunjukkan meningkatnya risiko keamanan di wilayah penugasan pasukan perdamaian yang sebelumnya relatif stabil.

Sebelum dipulangkan ke Indonesia, ketiga prajurit telah mendapatkan penghormatan terakhir dalam upacara militer di Hanggar Lebanese Air Force, Beirut, pada Kamis, 2 April 2026.

Upacara tersebut dipimpin oleh Force Commander sekaligus Head of Mission UNIFIL, Diodato Abagnara, serta dihadiri perwakilan pemerintah Indonesia, pejabat militer Lebanon, dan kontingen internasional.

Dalam prosesi itu, ketiga prajurit dianugerahi medali kehormatan secara anumerta dari Perserikatan Bangsa-Bangsa dan Angkatan Bersenjata Lebanon sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan pengorbanan mereka dalam misi kemanusiaan global.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya