Berita

Ilustrasi (Artificial Intelligence

Bisnis

Belanja Bahan Baku Luar Negeri Melambung, Sinyal Pabrik RI Makin Sibuk

SABTU, 04 APRIL 2026 | 07:16 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Aktivitas impor Indonesia menunjukkan tren positif di pembukaan tahun 2026. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa sepanjang Januari hingga Februari, total barang yang masuk ke tanah air mencapai 42,09 miliar Dolar AS. 

Angka ini naik cukup signifikan, yakni 14,44 persen dibandingkan periode yang sama di tahun lalu yang hanya berada di angka 36,78 miliar Dolar AS.

Deputi Bidang Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono, menyebutkan bahwa kenaikan ini sebagian besar dipicu oleh belanja bahan baku penolong.


“Total nilai impor sepanjang Januari-Februari 2026 naik sebesar 14,44 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. Andil utama peningkatan nilai impor tersebut disumbang oleh impor bahan baku penolong sebesar 6,78 persen,” jelas Ateng dikutip di Jakarta, Sabtu 4 April 2026. 

Secara lebih detail, total nilai belanja bahan baku ini mencapai 29,40 miliar Dolar AS. 

Beberapa barang yang paling banyak didatangkan dari luar negeri meliputi logam mulia dan perhiasan, mesin-mesin elektrik beserta suku cadangnya, hingga aneka produk kimia. Ateng menjelaskan bahwa kelompok barang inilah yang naik cukup besar.

Menariknya, terjadi pemandangan berbeda di dua sektor utama. Impor migas justru menyusut tipis 3,50 persen menjadi 5,16 miliar. Penurunan ini makin terasa jika hanya melihat data di bulan Februari saja, di mana impor migas anjlok hingga 30,36 persen secara tahunan.

Sebaliknya, sektor nonmigas justru tampil perkasa. Nilai impor nonmigas melesat hingga 17,49 persen atau setara 36,93 miliar Dolar AS. Ateng menegaskan bahwa kekuatan utama impor kita saat ini memang bersumber dari sini.

“Total nilai impor mengalami peningkatan secara tahunan, utamanya didorong oleh peningkatan nilai impor nonmigas, dengan andil 15,47 persen,” tuturnya.

Dilihat dari asalnya, barang-barang impor ini paling banyak mengalir dari China, Australia, Singapura, dan kawasan Uni Eropa. Meski begitu, ada catatan unik karena impor dari tetangga kita di kawasan ASEAN justru terlihat mengalami penurunan.

Secara keseluruhan, data ini memberikan sinyal bahwa geliat industri di Indonesia sedang bersemangat, mengingat mayoritas barang yang diimpor adalah "bahan bakar" untuk memproduksi barang lain di dalam negeri.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

UPDATE

Perempuan Tani HKTI Terapkan Teknologi IoT, Pangkas Penggunaan Pupuk hingga 50 Persen

Minggu, 01 November 2026 | 12:32

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

PTKIN Siapkan Langkah agar Inovasi Mahasiswa Tak Berhenti di Ajang Lomba

Minggu, 01 November 2026 | 11:56

Kloter Pertama Haji 2027 Terbang 11 April, Ini Jadwal Lengkapnya

Minggu, 01 November 2026 | 11:50

Imigrasi Sudah Cegah Ahmad Dedi ke Luar Negeri Atas Permintaan KPK

Minggu, 01 November 2026 | 11:36

Puluhan Orang Diamankan Polisi saat Gerebek Kampung Bahari

Minggu, 01 November 2026 | 11:30

Maroko Sambut Keputusan PBB Akhiri Misi MINURSO di Sahara Barat

Minggu, 01 November 2026 | 11:17

Citra Polri Bisa Rusak Akibat Dua Kejadian Ini

Minggu, 01 November 2026 | 11:05

Ombudsman Ingatkan Polri Jaga Etika dan Hormati HAM saat Penggeledahan

Minggu, 01 November 2026 | 10:48

PPK Ajak Masyarakat Berperan bersama Presiden Prabowo Wujudkan Kedaulatan

Minggu, 01 November 2026 | 10:42

Selengkapnya