Berita

Pendiri Pemuda Panca Marga sekaligus penggagas Forum Silaturahmi Anak Bangsa (FSAB), Joesoef Faisal Husainsyah. (Foto: Dok. Pribadi)

Politik

Joesoef Faisal Ingatkan Generasi Muda tentang Bahaya Kepentingan Asing

JUMAT, 03 APRIL 2026 | 20:30 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Generasi muda harus mewaspadai berbagai bentuk kepentingan asing yang dapat mempengaruhi cara pandang terhadap bangsa dan negara.

Pendiri Pemuda Panca Marga sekaligus penggagas Forum Silaturahmi Anak Bangsa (FSAB), Joesoef Faisal Husainsyah menilai, lemahnya pemahaman sejarah membuat sebagian anak muda mudah terjebak dalam narasi global yang belum tentu sejalan dengan kepentingan nasional. 

Karena itu, kata dia, pemahaman terhadap sejarah perjuangan bangsa, termasuk peran TNI, menjadi hal yang krusial. Fenomena saat ini justru para Kaum muda dan Pegiat Hak asasi bisa jadi publik enemy (musuh masyarakat), karena dianggap kerap mengganggu stabilitas nasional. 


“Generasi muda saat ini banyak yang miskin pengetahuan sejarah. Mereka harus belajar dari proses berdirinya negara ini dan memahami peran TNI. Jangan sampai justru menjadi agen asing yang menyuarakan kepentingan terselubung,” tegas Joesoef, Jumat 3 April 2026.

Ia juga mengingatkan agar Indonesia tidak terjebak dalam skenario konflik seperti yang terjadi di sejumlah negara, seperti Irak, Libya, Suriah, Palestina, hingga Iran, yang mengalami instabilitas akibat intervensi dan dinamika global.

“Apakah kita ingin Indonesia bernasib sama? Ini yang harus menjadi peringatan. Kalau bangsa ini porak-poranda karena campur tangan asing, semua pihak harus bertanggung jawab,” ujarnya.

Menurutnya, sebagian kelompok mahasiswa dan LSM dinilai kerap mengusung isu HAM tanpa melihat kepentingan nasional secara utuh. Ia menekankan pentingnya menempatkan kepentingan bangsa di atas kepentingan lainnya.

“Prinsipnya jelas, right or wrong is my country. Yang baik kita pertahankan, yang kurang kita perbaiki, bukan justru menjatuhkan bangsa sendiri,” tambahnya.

Joesoef juga menyoroti keresahan masyarakat terhadap maraknya aksi demonstrasi yang dinilai mengganggu stabilitas sosial dan ekonomi.

“Masyarakat ingin hidup tenang, bekerja, dan mencari nafkah. Stabilitas itu penting,” katanya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan keprihatinan terhadap narasi yang dinilai menyudutkan institusi TNI. Menurutnya, peran TNI sebagai penjaga kedaulatan dan pelindung rakyat tidak bisa diabaikan hanya karena kasus tertentu.

“Saya miris melihat TNI disudutkan. Tentara adalah pejuang rakyat, dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat. Pengorbanan prajurit, termasuk dalam misi perdamaian dunia, adalah bukti nyata pengabdian,” pungkasnya.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:30

UPDATE

Sambut Wacana Revisi UU Tipikor, Komisi III DPR: Perlu Dikaji Lebih Mendalam

Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:32

Mahasiswa Bentangkan Poster Raksasa Tolak Karhutla

Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:27

Asta Cita Sulit Berjalan Tanpa Stabilitas Keuangan dan Pemerintahan Bersih

Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:22

Sahroni Minta Polisi Jaga Adik-adik Mahasiswa

Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:11

Mahasiswa Demo Mabes Polri, Jangan Kriminalisasi Pegawai PLN

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:57

Nasdem Bedah Pemikiran Bung Hatta untuk Perkuat Etika Politik

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:51

Koperasi Sawit Didorong Bangun Pabrik CPO hingga Kilang Minyak Goreng

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:45

Massa Tertahan di Depan Gedung UOB, Desak Polisi Buka Jalan

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:41

IHSG Menguat Tipis Usai RUPSLB BEI Setujui Dividen Rp1,56 T

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:24

Massa Berbaju Hitam Lewat Kantor KPU RI Menuju Bundaran HI

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:14

Selengkapnya