Berita

Presiden Argentina, Javier Milei (Foto: Euro News)

Dunia

Argentina Resmi Tetapkan IRGC sebagai Organisasi Teroris

JUMAT, 03 APRIL 2026 | 17:41 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Di tengah perang yang berkecamuk di Timur Tengah, Presiden Argentina, Javier Milei, resmi menetapkan Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) sebagai organisasi teroris. 

Keputusan tersebut merupakan bagian dari upaya panjang Argentina dalam mengusut dua serangan teror yakni pengeboman Kedutaan Besar Israel tahun 1992 dan serangan terhadap pusat komunitas Yahudi AMIA pada 1994 yang menjadi tragedi teror paling mematikan di negara itu.

“Dua serangan teroris paling serius dalam sejarah, yang dilakukan pada tahun 1990-an oleh sayap operasional IRGC di wilayah tersebut, yaitu organisasi Hizbullah," demikian pernyataan Kantor Presiden Argentina, seperti dikutip dari The Jerusalem Post, Jumat, 3 April 2026.  
 

 
Langkah tersebut secara otomatis memicu sanksi finansial serta pembatasan operasional guna mencegah potensi penyalahgunaan sistem keuangan nasional.

Kebijakan ini juga mempertegas posisi Argentina sebagai salah satu sekutu kuat Israel dalam menghadapi ancaman yang dianggap berasal dari Iran dan jaringan proksinya. 

Menteri Luar Negeri Israel, Gideon Sa'ar, bahkan memuji langkah tersebut sebagai bentuk kepemimpinan global dalam memerangi terorisme.

“Menempatkan Argentina, di bawah kepemimpinan (Milei), di garis depan dunia bebas dalam memerangi rezim teror Iran dan proksinya,” ujar Sa’ar dalam pernyataannya.

Langkah Argentina ini juga sejalan dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, yang meminta negara-negara sekutu untuk mengambil sikap serupa terhadap IRGC dan kelompok terkait seperti Hezbollah, di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik global.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Muktamar NU Turut Gerakan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:22

Puan Anggap Santai Ocehan Budi Arie soal Percepatan Pemilu

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:11

Ada Angka Favorit Prabowo di Balik Muktamar NU

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:09

Bisnis Makin Kompleks, Profesi PPGA Disiapkan untuk Kelola Risiko Kebijakan dan Politik

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

Prabowo Tiba di Lokasi Muktamar ke-35 NU, Disambut Rais 'Aam hingga Gus Yahya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

LKPP 2025 Kembali Raih WTP ke-10 Sejak 2016, Ini Catatan Purbaya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:54

Menkop Ingin Koperasi dan Pariwisata Kerek Ekonomi Daerah

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

IPW Minta Dugaan Penipuan Rp58,5 Miliar Libatkan Perwira Polri Diuji Profesional

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

KPK Panggil Mantan Pj Bupati Muara Enim Hingga Petinggi Swasta di Kasus Suap Edison

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:46

Jangan Sampai UU Perampasan Aset Buka Celah Penyalahgunaan Wewenang

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:43

Selengkapnya