Berita

Tiga prajurit TNI yang gugur di Lebanon. (Foto: Instagram)

Dunia

Ahmad Najib Kutuk Keras Serangan Israel Tewaskan Prajurit TNI di Lebanon

JUMAT, 03 APRIL 2026 | 17:27 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Gugurnya prajurit TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas Kontingen Garuda (Konga) TNI pada misi perdamaian United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) meninggalkan duka mendalam.

Para prajurit yang gugur akibat serangan rudal Israel tersebut adalah Prajurit Kepala (Praka) Rico Pramudia, Praka Bayu Prakoso, Praka Farizal Rhomadhon, dan Praka Arif Kurniawan.

“Turut berduka cita atas gugurnya patriot bangsa yang bertugas sebagai pasukan perdamaian,” kata Anggota Komisi XI DPR, Ahmad Najib Qodratullah dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 3 April 2026.


Tak hanya menyampaikan duka, Najib juga mengutuk keras serangan Israel terhadap pasukan penjaga perdamaian yang bertugas dalam misi UNIFIL.

Menurutnya, tindakan tersebut tidak dapat dibenarkan karena pasukan PBB menjalankan mandat internasional untuk menjaga stabilitas dan perdamaian.

“Saya mengutuk keras pasukan Israel yang telah melakukan penyerangan terhadap pasukan perdamaian PBB,” tegasnya.

Pasukan penjaga perdamaian UNIFIL  bersama pejabat Lebanon telah menggelar upacara penghormatan bagi tiga prajurit TNI yang gugur. Upacara digelar di Beirut–Rafic Hariri International Airport, Kamis, 2 April 2026, sebelum jenazah para prajurit dipulangkan ke Indonesia.

Dalam prosesi tersebut, peti jenazah Kapten Zulmi Aditya Iskandar, Sersan Satu Muhammad Nur Ichwan, dan Letda Satu Farizal Rhomadhon dibawa ke dalam hanggar. Foto ketiganya dipajang berdampingan dengan bendera Lebanon dan Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Kepala Misi UNIFIL sekaligus Komandan Pasukan, Diodato Abagnara, mengatakan, pihaknya kehilangan bukan hanya prajurit penjaga perdamaian, tetapi juga saudara.

Ia pun menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga para prajurit yang gugur dalam menjalankan tugas misi perdamaian dunia.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Menteri Ekraf: Kreativitas Tak Bisa Dihargai Nol atau Dipatok

Jumat, 03 April 2026 | 20:06

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

Harga Plastik Dalam Negeri Meroket, Ini Kronologinya

Jumat, 03 April 2026 | 19:42

Kapolda Riau Perketat Penanganan Karhutla Hadapi Ancaman Super El Nino

Jumat, 03 April 2026 | 19:18

Upacara Penghormatan UNIFIL untuk Tiga Prajurit TNI di Lebanon

Jumat, 03 April 2026 | 19:01

Labirin Informasi pada Perang Simbolik

Jumat, 03 April 2026 | 18:52

KPK Siapkan Pemeriksaan Ono Surono Usai Penggeledahan

Jumat, 03 April 2026 | 18:35

BNPB: Tidak Ada Tambahan Korban Gempa Magnitudo 7,6 Sulut dan Malut

Jumat, 03 April 2026 | 18:31

Resiliensi Bangsa: Dari Mosi Integral 1950 hingga Geopolitik Kontemporer 2026

Jumat, 03 April 2026 | 18:03

FWP Polda Metro Hibur Anak Yatim ke Wahana Bermain

Jumat, 03 April 2026 | 17:45

Selengkapnya