Berita

Mantan Duta Besaar Amerika Serikat untuk Ukraina, Keith Kellogg (Foto: Axios)

Dunia

Dubes AS Cap NATO Pengecut, Usul Bentuk Aliansi Baru Bersama Ukraina

JUMAT, 03 APRIL 2026 | 16:32 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Mantan Duta Besaar Amerika Serikat untuk Ukraina, Keith Kellogg, melontarkan kritik tajam terhadap NATO dengan menyebut aliansi militer tersebut tidak lagi efektif menghadapi tantangan global. 

Dalam wawancara dengan Fox News, Kellogg menilai kegagalan NATO dalam merespons dinamika keamanan, termasuk konflik dengan Iran, menjadi alasan kuat bagi Washington untuk meninjau ulang struktur aliansi yang selama ini menjadi tulang punggung pertahanan Barat.

Ia bahkan menyebut NATO seperti pengecut dan menyarankan agar AS membuat aliansi militer baru yang lebih solid dan siap bertindak, dengan melibatkan negara-negara seperti Jepang, Australia, Jerman, Polandia, hingga Ukraina. 


“NATO ternyata pengecut. Mungkin kita perlu NATO yang baru, lembaga pertahanan yang baru," ujarnya, seperti dikutip pada Jumat, 3 April 2026. 

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump sendiri dikabarkan tengah mempertimbangkan opsi keluar dari NATO, yang ia sebut sebagai “paper tiger”, terutama setelah sejumlah sekutu menolak mendukung langkah militer AS dalam konflik di Selat Hormuz.

Sejumlah analis memperingatkan, jika gagasan tersebut benar-benar diwujudkan, dampaknya bisa sangat besar terhadap stabilitas global. 

Pakar Paul Goble menilai pelemahan NATO akan menjadi membuka peluang bagi kekuatan seperti Rusia untuk menghadapi negara-negara Barat secara terpisah tanpa kekuatan kolektif.

"Jika aliansi tersebut melemah atau dibubarkan, Putin dan Rusia akan jauh lebih mudah untuk menghadapi negara-negara individual daripada blok Barat yang bersatu," kata dia.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Aplikasi Digital Berbasis White Label Dukung Operasional KDKMP

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:59

Wamenaker Fasilitasi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial di Multistrada

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:43

DPD Dorong Kemenko Polkam Lahirkan Peta Jalan Keamanan Papua

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:28

Mengoptimalkan Potensi Blue Ocean Economy

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:53

Wagub Lampung Minta Gapembi Kawal Pemenuhan Standar MBG

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:35

Analis Geopolitik: Tiongkok Berpotensi sebagai Global Stabilizer

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:23

Prabowo dan Tumpukan Uang

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:58

ANTAM Tetap Fokus Jaga Fundamental Bisnis di Tengah Dinamika Global

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:46

Sukseskan Program Nuklir, PKS Dorong Pembentukan Kembali BATAN

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:23

Paradigma Baru Biaya Logistik

Kamis, 14 Mei 2026 | 02:59

Selengkapnya