Berita

Representative Image (Foto: Middle East Monitor)

Dunia

Dicap Alat Spionase, Fasilitas Cloud Amazon di Bahrain Jadi Sasaran Iran

JUMAT, 03 APRIL 2026 | 13:23 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Ketegangan di kawasan Timur Tengah kian meluas ke sektor teknologi setelah Pasukan Garda Revolusi Iran (IRGC) mengklaim telah menyerang fasilitas komputasi cloud milik Amazon Web Services di Bahrain. 

Dalam pernyataan yang disiarkan media Iran, IRGC menyebut bahwa Amazon termasuk perusahaan yang terlibat dalam aktivitas spionase dan teror terhadap Iran. 

"Sebagai bagian dari aksi pertama terhadap perusahaan teknologi yang terlibat dalam spionase dan terorisme, pusat komputasi cloud Amazon di Bahrain diserang dan dihancurkan," ungkap laporan tersebut, seperti dikutip Jumat, 3 April 2026.


IRGC juga memperingatkan bahwa berlanjutnya pembunuhan terhadap pejabat Iran akan dibalas dengan serangan lanjutan terhadap perusahaan-perusahaan lain yang sebelumnya telah masuk dalam daftar target mereka.

Laporan Financial Times menyebut bahwa unit cloud Amazon di Bahrain mengalami kerusakan akibat serangan Iran, meskipun belum ada rincian lebih lanjut terkait dampaknya terhadap operasional.

Sehari sebelumnya, IRGC juga mengancam akan menyerang 18 perusahaan asal AS, termasuk Google dan Microsoft, yang dituding terlibat dalam serangan dan aksi pembunuhan di dalam wilayah Iran.

Ketegangan kawasan meningkat sejak AS dan Israel melancarkan ofensif gabungan terhadap Iran pada 28 Februari lalu yang menewaskan lebih dari 1.340 orang, termasuk Pemimpin Tertinggi Iran saat itu, Ali Khamenei.

Sebagai balasan, Teheran meluncurkan serangan drone dan rudal yang menargetkan Israel, serta negara-negara seperti Yordania, Irak, dan negara-negara Teluk yang menjadi lokasi aset militer Amerika Serikat. 

Eskalasi ini menandai konflik yang kian meluas, tidak hanya secara militer tetapi juga menyasar infrastruktur strategis global.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Blusukan Jokowi Sulit Naikkan Suara PSI, Apalagi Goyang PDIP

Senin, 01 Juni 2026 | 04:00

UPDATE

13 Langkah Komprehensif Kuatkan Rupiah

Rabu, 03 Juni 2026 | 06:11

Dua Guru Magelang Didakwa Korupsi Modus Pungli Peserta PPG

Rabu, 03 Juni 2026 | 06:00

Bukan Dapur Asal Ngebul

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:26

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

Putusan MK soal Keterwakilan Kuota Perempuan Berikan Keadilan Gender

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:14

Syafrin Liputo Dituntut Bawa Jaksel Lebih Maju, Inklusif, dan Sejahtera

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:01

2.081 Polisi Kawal Ketat Piala AFF U-19 2026

Rabu, 03 Juni 2026 | 04:22

Korban Kebakaran Kemayoran

Rabu, 03 Juni 2026 | 04:19

Multipolaritas Harus Jadi Jalan Kerja Sama, Bukan Konfrontasi

Rabu, 03 Juni 2026 | 04:09

KDM Sikat PKL Usai 30 Tahun Berkuasa di Bandung

Rabu, 03 Juni 2026 | 03:45

Selengkapnya