Berita

Pam Bondi. (Foto: nytimes.com)

Dunia

Jaksa Agung AS Pam Bondi Dipecat Trump Buntut Kasus Epstein

JUMAT, 03 APRIL 2026 | 03:59 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump resmi memecat Jaksa Agung Pam Bondi dari jajaran kabinet pada Kamis, 2 April 2026. Pemecatan itu buntut dari kinerja Bondi yang dianggap tidak mampu menangani polemik terhadap berkas-berkas Jeffrey Epstein

Trump kemudian menunjuk  Tood Blanche untuk mengisi kekosongan jabatan tersebut. Sebelumnya, Blanche adalah wakil Jaksa Agung. 

Blanche bukan orang baru di lingkaran dalam Trump; ia merupakan mantan pengacara pribadi yang pernah membela Trump di berbagai kasus hukum.


Dalam unggahannya di media sosial, Trump tetap memberikan pujian kepada Bondi dan menyebutnya sebagai teman setia. 

“Pam Bondi adalah Patriot Amerika yang hebat dan teman yang setia yang telah melayani dengan penuh dedikasi sebagai Jaksa Agung saya selama setahun terakhir. Pam melakukan pekerjaan yang luar biasa dalam mengawasi pemberantasan besar-besaran terhadap kejahatan di seluruh negeri kita," tulis Trump dalam akun media sosial pribadinya, dikutip Jumat, 3 April 2026. 

Namun, di balik pujian tersebut, Trump memastikan Bondi segera beralih ke sektor swasta tanpa merinci jabatan barunya.

Gedung Putih membocorkan bahwa Trump kehilangan kesabaran karena Bondi dianggap melempem dalam memproses tuntutan pidana terhadap lawan-lawan politik sang Presiden.

Yang paling tampak ialah penanganan berkas Epstein yang membuat kemarahan Trump naik di ubun-ubun. Bondi dituduh melakukan manajemen buruk, bahkan ada upaya penutupan terhadap catatan penyelidikan perdagangan seks DOJ yang melibatkan tokoh-tokoh kuat dunia.

Trump dikabarkan telah memberi tahu Bondi secara langsung mengenai rencana penggantiannya, bahkan sudah menyiapkan figur Jaksa Agung baru.

Sebulan sebelumnya, Trump juga telah memecat Kristi Noem dari jabatannya sebagai kepala Departemen Keamanan Dalam Negeri.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Protelindo Masuk BTEL, Kuasai 10,86 Persen Saham Bakrie Telecom

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:26

Prabowo ke NTT Hari Ini, Pastikan Penanganan Korban Gempa Berjalan Baik

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:17

Pengamat: Rekam Jejak Mumpuni Bikin KH Marsudi Syuhud Unggul di Bursa Ketum PBNU

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:13

Presiden Prabowo Dijadwalkan Buka Muktamar ke-35 NU Besok

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:12

Emas Antam Merosot Rp18.000, Satu Gram Jadi Segini

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:03

DEEP Ingatkan Percepatan Pemilu Harus Punya Alasan Konstitusional

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:55

IHSG Balik Arah ke Zona Merah, Rupiah Menguat ke Rp17.690 per Dolar AS

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:44

SHOW Token Dorong Transformasi Industri Hiburan Global lewat Teknologi AI dan Blockchain

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:21

Bursa Asia Variatif, Investor Pantau Pergerakan Timur Tengah

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:06

THMP Bantah Pertemuan Jokowi-Relawan Bahas Pemilu 2029

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:03

Selengkapnya