Berita

TPST Bantargebang, Kota Bekasi. (Foto: Istimewa)

Nusantara

Pemprov DKI Perlu Bentuk BUMD Persampahan

KAMIS, 02 APRIL 2026 | 16:03 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta diusulkan membentuk Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) khusus persampahan sebagai langkah strategis dalam mengatasi persoalan sampah secara menyeluruh.

Ketua Umum Pemuda Cinta Tanah Air (PITA), Ervan Purwanto mengatakan, sudah saatnya pengelolaan sampah di Jakarta tidak lagi dipandang semata sebagai beban, melainkan sebagai potensi ekonomi yang dapat memberikan nilai tambah bagi daerah.

"Sampah bukan hanya persoalan, tetapi juga bisa menjadi sumber penghasilan jika dikelola dengan baik dan menggunakan teknologi yang tepat," kata Ervan melalui keterangan tertulis di Jakarta, Kamis 2 April 2026.


Menurutnya, pembentukan BUMD persampahan dapat menjadi tonggak penting dalam menciptakan sistem pengelolaan sampah yang lebih profesional, terintegrasi, dan berorientasi pada pelayanan sekaligus bisnis.

Adanya BUMD tersebut, lanjut Ervan, akan membuat pengelolaan sampah tidak hanya fokus pada pengangkutan dan pembuangan, tetapi juga mencakup pengolahan, pemanfaatan, hingga penciptaan nilai ekonomi dari hasil daur ulang.

Ervan mencontohkan sejumlah negara dan kota besar di dunia yang telah berhasil mengelola sampah menjadi sumber energi maupun pendapatan, seperti Swedia yang mampu mengolah sampahnya menjadi energi listrik dan biogas. Selain itu, Tokyo juga dikenal sukses menerapkan sistem pemilahan dan pengolahan sampah berbasis teknologi tinggi.

"Di Swedia sudah ada setidaknya 43 pabrik waste to energy. Bahkan, mereka harus mengimpor sampah dari negara lain untuk kebutuhan produksi. Jakarta bisa belajar dari kota-kota tersebut," kata Ervan.

Ervan menjelaskan, BUMD persampahan nantinya dapat berperan sebagai offtaker atau pembeli hasil pemilahan sampah dari bank sampah yang tersebar mulai dari tingkat RT hingga kota. 

Skema ini dinilai mampu memberikan insentif ekonomi langsung kepada masyarakat. Sebab, ada kepastian nilai jual yang akan lebih mendorong masyarakat untuk melakukan pemilahan sampah sejak dari sumber. 

"Kalau warga melihat ada nilai ekonomi yang jelas, mereka akan lebih semangat memilah sampah. Ini akan berdampak besar pada pengurangan volume sampah secara keseluruhan," pungkas Ervan.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Buya Anwar: Kasus Korupsi Bisa Picu Krisis Kepercayaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 06:18

Direktur Keuangan dan Strategi Bank Jakarta Basaria Martha Raih Penghargaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 06:02

Ini Jadwal Lengkap Rencana Perjalanan Haji 2027

Rabu, 21 Oktober 2026 | 05:45

Seragam Tak Mengubah Hukum

Rabu, 21 Oktober 2026 | 05:34

Cek Kesehatan Gratis Kini Lebih Mudah Diakses

Rabu, 21 Oktober 2026 | 05:19

Polda Banten: KMP Batumandi Angkut 420 Penumpang dan 89 Kendaraan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 04:59

Pembangunan KNMP Sima-Wabu Libatkan Warga Lokal

Rabu, 21 Oktober 2026 | 04:46

Korban Indosurya Berjuang Mencari Keadilan sejak 2020

Rabu, 21 Oktober 2026 | 04:13

Pramono Dorong Film Nasional Tembus Pasar ASEAN

Rabu, 21 Oktober 2026 | 04:02

Galeri 24 Sabet Top 2 Kategori Retail dan Top 28 BUMN

Rabu, 21 Oktober 2026 | 03:32

Selengkapnya