Berita

Penanganan timbunan sampah di Pasar Induk Kramat Jati.(Foto: PPID DKI Jakarta)

Nusantara

Gunungan Sampah di Pasar Induk Kramat Jati Ditargetkan Tuntas 12 Hari

KAMIS, 02 APRIL 2026 | 13:07 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Perumda Pasar Jaya menyewa 20 unit truk dari perusahaan jasa pengangkutan sampah B to B yang terdaftar resmi di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta dan DPMPTSP untuk mempercepat penanganan timbunan sampah di Pasar Induk Kramat Jati. 

Upaya ini dilakukan untuk memastikan aktivitas pasar tetap berjalan lancar, sekaligus menjaga kenyamanan pedagang, pengunjung, dan warga sekitar.

Manajer Humas Perumda Pasar Jaya, Topik Hidayatulloh mengatakan, 20 unit truk tersebut terdiri atas 19 unit truk tronton berkapasitas 20 ton per unit dan satu unit truk tipe typher dengan kapasitas angkut 12 ton. Selain itu, Perumda Pasar Jaya akan memperbaiki tembok belakang pasar yang rusak.


“Dengan tambahan 20 unit truk, penanganan sampah ditargetkan dapat selesai dalam 10 hingga 12 hari," kata Topik dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis 2 April 2026.

Topik juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi di kawasan Pasar Induk Kramat Jati. 

Seperti diketahui, penumpukan sampah di kawasan tersebut menjadi perhatian publik setelah beredar di media sosial. Volume sampah sempat mencapai sekitar 6.970 ton, atau setara dengan kurang lebih 410 truk tronton. 

Kondisi ini dipicu oleh kendala teknis dalam penyediaan armada pengangkutan sejak 9 Maret 2026.

Selain menyewa truk, Perumda Pasar Jaya telah melakukan penertiban dan penyaringan (screening) untuk memastikan alur pembuangan sampah tetap terkendali. Langkah ini penting agar penanganan tidak hanya bersifat reaktif, tetapi juga mencegah penumpukan berulang.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Buya Anwar: Kasus Korupsi Bisa Picu Krisis Kepercayaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 06:18

Direktur Keuangan dan Strategi Bank Jakarta Basaria Martha Raih Penghargaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 06:02

Ini Jadwal Lengkap Rencana Perjalanan Haji 2027

Rabu, 21 Oktober 2026 | 05:45

Seragam Tak Mengubah Hukum

Rabu, 21 Oktober 2026 | 05:34

Cek Kesehatan Gratis Kini Lebih Mudah Diakses

Rabu, 21 Oktober 2026 | 05:19

Polda Banten: KMP Batumandi Angkut 420 Penumpang dan 89 Kendaraan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 04:59

Pembangunan KNMP Sima-Wabu Libatkan Warga Lokal

Rabu, 21 Oktober 2026 | 04:46

Korban Indosurya Berjuang Mencari Keadilan sejak 2020

Rabu, 21 Oktober 2026 | 04:13

Pramono Dorong Film Nasional Tembus Pasar ASEAN

Rabu, 21 Oktober 2026 | 04:02

Galeri 24 Sabet Top 2 Kategori Retail dan Top 28 BUMN

Rabu, 21 Oktober 2026 | 03:32

Selengkapnya