Berita

Gedung Bursa Efek Indonesia (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

IHSG Melemah di Sesi I, Sektor Infrastruktur Tekor

KAMIS, 02 APRIL 2026 | 12:42 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Kamis siang 2 April 2026 terpantau melemah signifikan, mengikuti tren pelemahan di pasar regional. 

IHSG turun 89,912 poin (-1,25 persen) ke level 7.094,526. 

Pagi tadi, IHSG dibuka di 7.132,462 dan sempat melemah 51,976 poin (0,72 persen) pada awal perdagangan.


Volume perdagangan tercatat 144,9 juta lot dengan nilai transaksi Rp68,95 triliun.

Indeks LQ45 juga turun, sebesar 7,160 poin (-0,99 persen) ke level 719,630. Saat ini, tercatat 227 saham naik, 433 saham turun, dan 151 saham stagnan.

Sektor konsumer primer menguat paling tinggi, 1,72 persen, dengan saham MAPI melompat 3,60 persen, GJTL 2,30 persen, IMAS 1,01 persen, dan UNTR 0,73 persen, serta LPPF 0,55 persen. 

Sektor infrastruktur melemah, turun 2,88 persen.

Saham PGAS anjlok 2,17 persen, begitu juga dengan ISAT yang terpuruk 1,90 persen. 

Top gainers LQ45 adalah; MAPI, AKRA, AADI, DSSA, ADRO, CTRA, UNVR. Sementara top losers LQ45 adalah  BREN, ADMR, BRPT, AMMN, NCKL, INCO, dan PGEO.

Pelemahan IHSG sejalan dengan tren negatif di bursa kawasan Asia. Investor mencerna pernyataan Presiden Trump yang dianggap menandakan eskalasi konflik di Iran.

Wall Street sebelumnya berakhir menguat, namun IHSG masih terkoreksi dari rebound kemarin.

Nilai tukar Rupiah siang ini flat di Rp17.015 per Dolar AS. 

Dollar AS menguat di pasar Asia setelah terkoreksi dua hari sebelumnya, terdorong berita terkait prospek de-eskalasi konflik Timur Tengah.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Selain Anak Buah Nusron, KPK Benarkan Tangkap Fahd A Rafiq

Selasa, 15 September 2026 | 00:25

Laut Bukan Tempat untuk Mati

Selasa, 15 September 2026 | 00:01

APKARINDO Perjuangkan Ksejahteraan Petani hingga Kejayaan Karet Rakyat

Senin, 14 September 2026 | 23:42

Anak Buah Nusron Kena OTT KPK Terkait Pengurusan HGB Summarecon

Senin, 14 September 2026 | 23:22

DPR Soroti Usia Kapal dan Kepatuhan Aturan Impor dalam Tragedi Virgo Transport 8

Senin, 14 September 2026 | 23:02

Pemerintah Bahu Membahu Cegah Karhutla Masuk Zona Inti IKN

Senin, 14 September 2026 | 23:01

Pemilik Laundry Sukses Kembangkan Usaha dari Mekaar jadi BRILink Agen

Senin, 14 September 2026 | 22:38

OTT KPK Makin Mengerucut, Fahd A Rafiq hingga Bos Summarecon Dikabarkan Terjaring

Senin, 14 September 2026 | 22:37

Ketua KPK Benarkan OTT Pejabat ATR/BPN, Daftar Nama Belum Diungkap

Senin, 14 September 2026 | 21:59

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

Selengkapnya