Berita

Ilustrasi

Politik

Jaring Pengaman Sosial Harus Disiapkan di Tengah Kebijakan Penghematan

KAMIS, 02 APRIL 2026 | 12:12 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Langkah pemerintah tidak menaikkan harga BBM subsidi maupun nonsubsidi per 1 April 2026, serta penerapan Work From Home (WFH) satu hari dalam sepekan bagi aparatur sipil negara (ASN), dinilai sebagai langkah strategis yang tidak hanya melindungi daya beli masyarakat, tetapi juga menghemat dan memperkuat ketahanan energi nasional.

Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Didik Mukrianto, menyebut kebijakan tersebut merupakan bagian dari pendekatan holistik pemerintah yang mengintegrasikan efisiensi jangka pendek, transisi energi, dan perlindungan sosial.

Didik menegaskan, menjaga stabilitas harga BBM bukan berarti mengabaikan risiko fiskal jangka panjang. Ia mengingatkan, jika di kemudian hari pemerintah terpaksa mengambil kebijakan yang tidak populer, seperti penyesuaian harga BBM, maka jaring pengaman sosial (JPS) harus dipersiapkan secara matang dan terukur.


Menurutnya, keberadaan JPS sangat penting untuk melindungi kelompok rentan seperti masyarakat berpenghasilan rendah, pelaku UMKM, hingga nelayan agar tidak terdampak secara signifikan.

“Jaring pengaman sosial bukan sekadar tambal sulam, melainkan instrumen struktural untuk mengurangi kemiskinan dan menjaga stabilitas sosial,” tegasnya lewat akun X, Kamis, 2 Maret 2026.

Lebih lanjut, Didik menilai keputusan pemerintah saat ini bukanlah kebijakan populis semata, melainkan bagian dari strategi besar yang menggabungkan perlindungan rakyat, efisiensi energi, transisi menuju energi hijau, serta ketahanan fiskal negara.

Ia juga menilai langkah tersebut menjadi bukti bahwa di tengah tekanan krisis energi global, APBN Indonesia tetap resilien, ekonomi domestik terjaga, dan arah kemandirian energi nasional semakin kuat.

“Dengan terus mengoptimalkan peluang, memperbaiki tata kelola, serta memperkuat jaring pengaman sosial, Indonesia tidak hanya bertahan dari krisis, melainkan bisa keluar lebih kuat, lebih hijau, dan lebih sejahtera,” ungkapnya.

Didik pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung kebijakan tersebut dengan menggunakan energi secara bijak serta berpartisipasi aktif dalam proses transisi energi nasional.


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Demokrasi Matang dan Tonggak Sejarah Baru di Maroko Pasca-Pemilu 2026

Rabu, 30 September 2026 | 10:27

Komisi IX DPR Dorong Pekerja Platform Digital Masuk RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

Rabu, 30 September 2026 | 10:18

Rupiah Menguat, Intip Proyeksinya Hari Ini

Rabu, 30 September 2026 | 10:07

Prabowo Dorong Rehabilitasi Pengguna Narkoba Berbasis Pendidikan dan Teknologi

Rabu, 30 September 2026 | 10:04

Trump Ganti Istilah AI jadi Super Intelligence

Rabu, 30 September 2026 | 09:50

Dugaan Suap Bela Parahiyangan Investindo Mirip Perkara Summarecon

Rabu, 30 September 2026 | 09:39

Jokowi Sengaja Tunjukkan KTA PSI di Kandang Prabowo

Rabu, 30 September 2026 | 09:36

Jokowi Menyadari Dirinya dan Gibran Sedang Diserang

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

Indonesia Usulkan Mekanisme Koordinasi Lintas Negara Berantas Penipuan Daring

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

Selengkapnya