Berita

Pelaksanaan program pangan murah di Kabupaten Puncak Jaya, Papua Pegunungan, Rabu, 1 April 2026. (Foto: Puspen TNI)

Pertahanan

TNI Gandeng Bulog Hadirkan Program Pangan Murah di Puncak Jaya

KAMIS, 02 APRIL 2026 | 03:59 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Komando Distrik Militer (Kodim) 1714/Puncak Jaya bekerja sama dengan pihak Bulog menggelar sinergi nyata dalam mendukung program swasembada pangan nasional melalui kegiatan distribusi beras dalam rangka program pangan murah. 

Kegiatan ini berlokasi di perempatan jalan Distrik Purlame, sekitar kawasan Markas Kodim 1714/Puncak Jaya, Kabupaten Puncak Jaya, Papua Pegunungan, Rabu, 1 April 2026.

Program tersebut diimplementasikan sebagai upaya strategis untuk menjamin ketersediaan pangan yang terjangkau serta memperkuat kemandirian pangan di wilayah yang memiliki tantangan geografis dan kondisi logistik yang khas.
 

 
Dalam pelaksanaannya, Kodim 1714/Puncak Jaya bersama pihak Bulog melakukan koordinasi terpadu mulai dari tahap perencanaan, pengadaan stok, pengangkutan hingga pendistribusian beras yang dijual dengan harga sangat terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat. 

Kehadiran program ini tidak hanya bertujuan meringankan beban ekonomi masyarakat, tetapi juga merupakan wujud nyata peran TNI dalam mendukung ketahanan pangan, salah satu prioritas utama pembangunan nasional dan daerah.
 
Komandan Kodim 1714/Puncak Jaya, Letkol Inf Bagus Kurniawan menyampaikan bahwa sinergi ini merupakan perwujudan tugas TNI dalam membantu pemerintah daerah dan pusat dalam bidang kesejahteraan rakyat. 

"Wilayah Kabupaten Puncak Jaya memiliki tantangan logistik yang cukup berat akibat kondisi geografis yang bergunung dan akses yang terbatas," ujar Letkol Bagus dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Kamis, 2 April 2026. 

"Melalui kerja sama yang erat dengan pihak Bulog, kami ingin memastikan bahwa kebutuhan pokok masyarakat dapat terpenuhi dengan baik dan harga yang wajar,” tambahnya.

Selain itu, ia mengatakan bahwa program ini juga menjadi langkah awal untuk memotivasi masyarakat agar lebih giat dalam usaha pertanian lokal guna mencapai kemandirian atau swasembada pangan yang sesungguhnya. 
 
Masyarakat yang mengikuti proses pendistribusian menyambut baik kehadiran program tersebut dengan antusias. Banyak yang menyampaikan bahwa harga beras yang ditawarkan sangat membantu mengurangi beban pengeluaran keluarga, terutama di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok di pasar. 

“Mereka berharap program semacam ini dapat berjalan berkelanjutan dan bahkan dapat dikembangkan hingga ke daerah-daerah pedalaman yang lebih jauh dan sulit dijangkau,” pungkasnya.
 
Kegiatan kolaboratif ini menjadi bukti nyata bahwa TNI tidak hanya berperan dalam pertahanan dan keamanan negara, tetapi juga aktif berkontribusi dalam pembangunan berkelanjutan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. 

Melalui sinergi yang solid antara institusi negara dan mitra kerja, tujuan swasembada pangan di Kabupaten Puncak Jaya diharapkan bukan sekadar program, melainkan kenyataan yang dapat dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat.  


Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

JK Bukan Pelaku Penista Agama

Rabu, 22 April 2026 | 04:11

Gaya Koruptor Sorong Beda dengan Indonesia Barat

Rabu, 22 April 2026 | 03:37

GoSend Rilis Fitur Kode Terima Paket

Rabu, 22 April 2026 | 03:13

Disita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Pejabat Bea Cukai

Rabu, 22 April 2026 | 03:00

Rano Tekankan Integritas CPNS Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 22 April 2026 | 02:24

Pegawai BUMN Dituntut Tangkal Narasi Negatif terhadap Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 | 02:09

Ibrahim Arief Merasa Jadi Kambing Hitam Kasus Chromebook

Rabu, 22 April 2026 | 02:00

Keluarga Nadiem Adukan Dugaan Kejanggalan Kasus Chromebook ke DPR

Rabu, 22 April 2026 | 01:22

Fahira Idris: Perempuan Jadi Tumpuan Indonesia Maju 2045

Rabu, 22 April 2026 | 01:07

Dony Oskaria: Swasembada Pangan Nyata Bukan Hoaks

Rabu, 22 April 2026 | 01:03

Selengkapnya