Berita

Petugas KAI tengah membersihkan material longsor. (Foto: RMOLJateng/Isimewa)

Nusantara

Jadwal KA Ciremai Dipastikan Kembali Normal

KAMIS, 02 APRIL 2026 | 03:46 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

PT KAI Daop 4 Semarang memastikan perjalanan Kereta Api (KA) Ciremai relasi Semarang Tawang-Bandung kembali normal pada Kamis, 2 April 2026, setelah sempat terhenti akibat longsor di petak Jalan Maswati-Sasaksaat, Kabupaten Bandung Barat, Rabu, 1 April 2026.

Longsor terjadi setelah hujan lebat mengguyur kawasan tersebut, menutupi lintasan kereta. Sebagai langkah keselamatan, perjalanan KA Ciremai dihentikan sementara hingga jalur dibersihkan oleh tim tanggap darurat PT KAI.

Manajer Humas PT KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, menegaskan bahwa KA Ciremai tetap diberangkatkan sesuai jadwal dan berjalan tepat waktu. Tidak terdapat perubahan operasional.


KA Ciremai dikenal sebagai salah satu kereta favorit yang menghubungkan wilayah Jawa Tengah dan Jawa Barat, dengan tingkat okupansi tinggi, terutama pasca periode Angkutan Lebaran. PT KAI menegaskan seluruh sarana, prasarana, dan kesiapan petugas berada dalam kondisi optimal untuk menjamin keselamatan dan kenyamanan pelanggan.

Koordinasi cepat dilakukan sejak informasi gangguan pertama diterima Pusat Pengendali Operasi KA (Pusdalopka) Daop 2 Bandung dari kru KA Ciremai pukul 14.53 WIB. Manajer Humas KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menyatakan penghentian perjalanan sebagai langkah pengamanan dalam kondisi darurat.

PT KAI Daop 4 Semarang terus melakukan pemantauan intensif terhadap jalur dan perjalanan kereta untuk mengantisipasi potensi gangguan dan memastikan layanan tetap berjalan lancar.


Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya