Berita

Ilustrasi. (Foto: Dokumentasi RMOL)

Bisnis

OJK Terus Pantau Dampak Geopolitik Global terhadap Sektor Keuangan

KAMIS, 02 APRIL 2026 | 00:10 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melakukan asesmen secara berkala untuk memantau potensi dampak geopolitik dan geoekonomi global terhadap sistem keuangan Indonesia. 

Pemantauan ini difokuskan pada sektor-sektor yang dinilai rentan terhadap dampak krisis, termasuk energi, likuiditas, dan permodalan.

Ketua OJK Friderica Widyasari Dewi menyebut asesmen dilakukan untuk melihat sejauh mana ketahanan sektor jasa keuangan menghadapi tekanan eksternal. OJK juga mengidentifikasi sektor yang berpotensi terdampak lebih besar akibat dinamika global.


“Tadi kami sampaikan bahwa kami terus melakukan asesmen secara berkala, ya terkait bagaimana ketahanan sektor jasa keuangan kita,” kata Friderica di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 1 April 2026. 

Ia menjelaskan, pemantauan mencakup analisis terhadap sektor yang memiliki keterkaitan dengan kondisi global, termasuk potensi dampak dari fluktuasi energi dan gangguan pasokan. 

OJK juga menilai kondisi permodalan dan likuiditas sebagai bagian dari pengukuran risiko.

“Misalnya kita melakukan asesmen terkait sektor perbankan atau yang mungkin berpotensi terkena rambatannya cukup besar,” ujarnya.

Hasil asesmen tersebut akan dibahas dalam koordinasi bersama Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK). OJK menyebut proses pemantauan dilakukan secara berkelanjutan dengan mekanisme pengawasan yang telah disiapkan.

“Jadi ini kita terus melakukan asesmen dan ada protokol yang cukup rigid yang kita lakukan,” pungkasnya.


Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Minyak Dunia Tembus 100 Dolar AS, Purbaya Belum Tambah Subsidi Energi

Sabtu, 12 September 2026 | 02:25

One Asia Golf Cup 2026 Diikuti 144 Pengusaha dari 11 Negara

Sabtu, 12 September 2026 | 02:14

Relawan Prabowo-Gibran Tak cuma Hadir saat Pemilu

Sabtu, 12 September 2026 | 01:30

Ferry Boboho Balikin Duit Rp5 Miliar, Diduga terkait Pemerasan Febrie

Sabtu, 12 September 2026 | 01:10

Maruli Janji Dongkrak Peringkat Atlet Judo Indonesia

Sabtu, 12 September 2026 | 01:01

ERP Solusi Pengendalian Kemacetan Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 00:34

Simak Rekayasa Lalin Persija-Persib di GBK

Sabtu, 12 September 2026 | 00:18

Jarnas Konsisten Kawal Program Pro Rakyat Prabowo-Gibran

Sabtu, 12 September 2026 | 00:00

Haji Dimulai dari Kalkulator

Jumat, 11 September 2026 | 23:35

Baznas Kembali Raih Indonesia Most Reputable Companies Award 2026

Jumat, 11 September 2026 | 23:20

Selengkapnya