Berita

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: RMOL/Alifia Dwi)

Bisnis

Purbaya Yudhi Sadewa:

Selisih Harga BBM Nonsubsidi Ditanggung Pertamina

RABU, 01 APRIL 2026 | 16:44 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

PT Pertamina (Persero) akan menanggung selisih antara harga keekonomian dan harga jual BBM nonsubsidi yang saat ini ditahan pemerintah.

Hal tersebut dikatakan Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa di Danantara Indonesia, Jakarta pada Rabu 1 April 2026.

“Sementara sepertinya (ditanggung) Pertamina. Dia mampu karena sekarang pembayaran dari pemerintah kan lancar. Yang kompensasi kan sekarang kita bayar setiap bulan, 70 persen terus-terusan,” kata Purbaya.


Ia menilai kondisi keuangan Pertamina saat ini cukup kuat untuk menahan beban tersebut dalam jangka pendek.

“Jadi keuangan Pertamina juga amat baik. Jadi untuk jangka pendek, nggak masalah,” kata Purbaya.

Namun, untuk skema yang melibatkan SPBU swasta, Purbaya mengaku belum mengetahui detail kebijakan yang akan diambil pemerintah.

“Nanti mereka biar rapatkan dengan ESDM, saya nggak ngerti itu ESDM dan yang lain mungkin,” katanya.

Untuk diketahui, pemerintah menahan harga Pertamax (RON 92) di zona Jawa masih dipatok di harga Rp12.300 per liter.

Sementara jika mengacu pada dokumen perkiraan harga jual eceran BBM nonsubsidi atau Jenis BBM Umum (JBU) yang sempat beredar, harga keekonomiannya diperkirakan telah melonjak hingga Rp17.850 per liter untuk periode April 2026. Dengan demikian, terdapat selisih sekitar Rp5.500 per liter yang berpotensi menjadi beban Pertamina.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Tak Hanya Mobil Listrik, Hybrid Juga Diusulkan Bebas Ganjil-Genap

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:31

Kabinet Watch Penting untuk Ruang Dialog Menteri dan Kelompok Kritis

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:25

Dumai Transshipment Hub: Ujian Geopolitik Maritim Indonesia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:17

Laba Emiten Naik 15 Persen, Danantara Minta Investor Tak Terpaku Sentimen Pasar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:16

Apple Siap Gelar Acara Pro and Tell Akhir Oktober 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:09

12.000 Lowongan Kerja Dibuka di Jakarta untuk Semua Kalangan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:08

BAZNAS dan Ruang Amal Indonesia Antarkan 47 Mustahik ke Dunia Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:06

KPK Bakal Secepatnya Kembali Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:48

Wacana Dumai Transshipment Hub Perlu Dukungan, Pelindo Harus Lebih Bertaring di Selat Malaka

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:47

Terancam Turun Kelas, Danantara Akui Sentimen MSCI Tak Bisa Dianggap Enteng

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:33

Selengkapnya