Berita

Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Kombes Ahmad David saat memimpin pengungkapan praktik clandestine lab atau laboratorium gelap pembuatan narkotika jenis ekstasi di kawasan Cipinang, Jakarta Timur, Senin, 30 Maret 2036 (Foto: Ditresnarkoba Polda Metro Jaya)

Presisi

Polda Metro Jaya Bongkar Laboratorium Gelap yang Produksi Ekstasi di Jakarta Timur

RABU, 01 APRIL 2026 | 14:13 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Unit 5 Subdit 3 Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya berhasil mengungkap praktik clandestine lab atau laboratorium gelap pembuatan narkotika di kawasan Cipinang, Jakarta Timur. 

Pengungkapan ini dilakukan pada Senin, 30 Maret 2026 sekitar pukul 19.00 WIB.

Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Kombes Ahmad David, menjelaskan bahwa dalam operasi tersebut petugas mengamankan dua tersangka berinisial K (32) dan S (38). Keduanya ditangkap di depan sebuah minimarket di Tower G Apartemen Basura, Cipinang.


Dari hasil penangkapan awal, polisi menemukan barang bukti berupa 10 butir ekstasi. Berdasarkan temuan tersebut, petugas kemudian melakukan pengembangan ke unit kamar yang ditempati para tersangka di Tower Dahlia lantai 22, yang diduga digunakan sebagai lokasi produksi sekaligus penyimpanan narkotika.

Di lokasi tersebut, polisi menemukan barang bukti dalam jumlah besar. Di antaranya bahan baku ekstasi siap cetak seberat 16,695 kilogram yang diperkirakan dapat menghasilkan lebih dari 33 ribu butir ekstasi, 643 butir ekstasi siap edar, serta 34 bungkus “happy water”.

Selain itu, petugas juga mengamankan berbagai bahan kimia dan peralatan produksi, seperti serbuk kimia, alat cetak ekstasi, timbangan digital, blender, alat press plastik, hingga seperangkat alat laboratorium. Temuan ini menguatkan dugaan adanya aktivitas produksi narkotika skala rumahan atau clandestine lab.

Saat ini, kedua tersangka tengah menjalani pemeriksaan intensif di Polda Metro Jaya guna pengembangan kasus lebih lanjut.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya