Berita

Ilustrasi/Net.

Nusantara

Menyaksikan Pesona 'Pink Moon' di Langit Jakarta Malam Ini, Kapan Waktu Terbaiknya?

RABU, 01 APRIL 2026 | 10:37 WIB | OLEH: ANANDA GABRIEL

Langit malam Jakarta siap menyuguhkan fenomena astronomi yang istimewa pada pertengahan pekan ini. Fenomena pink moon atau bulan purnama edisi bulan April dijadwalkan akan menghiasi langit Ibu Kota secara penuh pada Rabu malam, 1 April 2026.

Profesor astronomi dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Thomas Djamaluddin, menjelaskan bahwa fenomena purnama pink tahun ini sejatinya terjadi pada rentang waktu antara 1 hingga 2 April 2026.

Bagi masyarakat yang ingin menikmati keindahannya, Anda sudah bisa mulai menengadah ke langit sesaat setelah matahari terbenam di hari Rabu. Fenomena ini akan terus berlangsung sepanjang malam hingga menjelang matahari terbit di ufuk timur pada keesokan harinya.


Waktu Paling Ideal untuk Pengamatan

Jika Anda ingin mendapatkan pengalaman visual yang maksimal, waktu terbaik untuk menyaksikan pink moon adalah tepat setelah bulan terbit, atau bersamaan dengan momen terbenamnya matahari.

Pada rentang waktu tersebut, bulan masih berada di posisi yang cukup rendah dan dekat dengan cakrawala.

Kondisi ini menciptakan sebuah efek ilusi optik dari atmosfer yang membuat penampakan bulan terlihat jauh lebih besar dari biasanya. Tak hanya itu, cahayanya pun akan memancarkan warna keemasan yang tajam dan memesona.

Anda bisa terus mengamatinya hingga dini hari, asalkan cuaca mendukung dan langit tidak tertutup oleh awan tebal.

Benarkah Bulan Akan Berwarna Merah Muda?

Meski mengusung nama pink moon, bulan purnama ini sesungguhnya tidak akan memancarkan warna merah muda yang pekat. Thomas menegaskan bahwa warna bulan purnama ini akan tetap terlihat sama seperti purnama pada umumnya, yaitu memancarkan warna putih kekuningan.

Julukan "pink moon" sendiri sejatinya diadopsi dari tradisi penamaan di Amerika Serikat. Nama ini merujuk pada mekarnya bunga liar bernama phlox (Phlox subulata) yang memang berwarna merah muda.

Bunga ini biasanya mekar bersamaan dengan datangnya musim semi di wilayah Amerika Utara pada setiap bulan April. Oleh karena itu, penamaan ini lebih ditujukan sebagai penanda pergantian musim bagi penduduk setempat, dan sama sekali bukan representasi dari warna bulan yang terlihat dari planet Bumi.

Aman Disaksikan Tanpa Alat Bantu

Untuk menikmati keindahan pink moon, Anda tidak perlu repot menyiapkan peralatan khusus. Fenomena langit ini sepenuhnya aman dan bisa diamati secara langsung dengan mata telanjang.

Meski begitu, bagi Anda yang ingin mengabadikan momen tersebut dengan lebih jelas, menggunakan tambahan teleskop maupun kamera tentu sangat disarankan.

Satu hal yang perlu diperhatikan, mengingat ini adalah bagian dari fase bulan purnama, posisi Matahari, Bumi, dan Bulan yang nyaris segaris akan menyebabkan terjadinya peningkatan pasang air laut. Kondisi ini merupakan sebuah siklus alamiah yang sangat lumrah terjadi pada setiap fase bulan purnama.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

Dino Patti Djalal Endus Tim Siluman Mulai Bergerak

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:51

Trump Ancam Serang Iran Besok

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:50

Wajah Indonesia di WCCE 2026, Mulai Film Jumbo hingga Komedi Pandji

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:34

Survei: 64 Persen Publik Tidak Puas dengan Program MBG

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:21

Dino Patti Djalal Buka Suara soal Kabar Ketemu Dubes Singapura dan Saiful Mujani

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:46

Istiqomah Bela Palestina, Syahrul Aidi Dukung MUI Tolak Konser Andrea Bocelli

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:28

Zurich Topas Life Digugat ke PN Jaksel

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:06

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Anak-anak Korban Karhutla Diminta Tetap Semangat Belajar

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:37

Kedubes Singapura Tegaskan Kabar Pertemuan Saiful Mujani dan Dino Patti Djalal Hoaks

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:19

Selengkapnya