Berita

Ilustrasi bendera Iran (Tangkapan layar RMOL dari siaran YouTube Reuters)

Dunia

Google, Microsoft, hingga Apple Masuk Daftar Target Serangan Iran

RABU, 01 APRIL 2026 | 09:00 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Garda Revolusi Iran atau Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) mengeluarkan ancaman serius terhadap sejumlah perusahaan besar asal Amerika Serikat (AS).

Melalui laporan media pemerintah, IRGC menyatakan bahwa mereka akan mulai menargetkan perusahaan-perusahaan AS yang beroperasi di kawasan Timur Tengah sebagai bentuk balasan atas serangan terhadap Iran. Ancaman ini dijadwalkan mulai berlaku pada Rabu, 1 April, pukul 20.00 waktu Teheran.

Sebanyak 18 perusahaan disebut dalam daftar target. Di antaranya adalah raksasa teknologi dan industri seperti Microsoft, Google, Apple, Intel, IBM, Tesla, hingga Boeing.


Dalam pernyataannya, IRGC menegaskan bahwa perusahaan-perusahaan tersebut harus siap menghadapi konsekuensi serius.

“Perusahaan-perusahaan ini harus siap menerima penghancuran unit mereka masing-masing sebagai imbalan atas setiap aksi teror di Iran, mulai pukul 20.00 waktu Teheran pada hari Rabu, 1 April,” demikian bunyi pernyataan tersebut, dikutip dari Times of Israel, Rabu 1 April 2026.

Ancaman ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan konflik di Timur Tengah, yang kini tidak hanya melibatkan aspek militer, tetapi juga berpotensi merambah sektor bisnis dan ekonomi global.

Sementara itu, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth mengatakan bahwa peluang untuk mengakhiri perang masih terbuka melalui kesepakatan. Namun, jika Iran tidak mau berkompromi, konflik berpotensi semakin meluas.

“Kita memiliki semakin banyak pilihan, dan mereka memiliki lebih sedikit… hari-hari mendatang akan menentukan,” ujarnya.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya