Berita

Davide Frattesi usai Italia dikahahkan lewat adu penalti oleh Bosnia di kualifikasi Piala Dunia 2026 (Tangkapan layar RMOL dari siaran YouTube Fox Sport)

Sepak Bola

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

RABU, 01 APRIL 2026 | 06:57 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Tim nasional Italia kembali gagal lolos ke Piala Dunia FIFA setelah kalah dramatis dari Bosnia dan Herzegovina lewat adu penalti.

Laga play-off yang berlangsung di Zenica berakhir imbang 1-1 hingga waktu tambahan. Italia sempat unggul lebih dulu lewat gol cepat Moise Kean pada menit ke-15. Namun keadaan berubah setelah bek Alessandro Bastoni mendapat kartu merah di menit ke-42, memaksa Italia bermain dengan 10 orang.

Keunggulan jumlah pemain dimanfaatkan Bosnia untuk terus menekan. Hasilnya, mereka berhasil menyamakan skor pada menit ke-79 melalui Haris Tabakovic yang mencetak gol dari situasi rebound.


Pertandingan pun harus ditentukan lewat adu penalti. Di momen krusial ini, Bosnia tampil sempurna, sementara dua penendang Italia gagal menuntaskan tugas. Bosnia akhirnya menang 4-1 dan memastikan tiket ke putaran final.

Pelatih Bosnia, Sergej Barbarez, memuji mental para pemainnya yang tampil tanpa rasa takut. “Pemain-pemain muda ini punya perasaan yang kuat, mereka tidak banyak berpikir dan bermain dengan ketenangan luar biasa," ujarnya, dikutip dari Reuters, Rabu 1 April 2026.

Kekalahan ini membuat Gli Azzuri absen di tiga edisi Piala Dunia berturut-turut, sebuah catatan buruk bagi tim yang pernah empat kali menjadi juara dunia.

Winger Timnas Italia Leonardo Spinazzola mengungkapkan rasa sedihnya dengan mengatakan, “Anak-anak Italia akan kembali melihat Piala Dunia tanpa Italia. Ini sangat sulit dipercaya dan menjadi kekecewaan besar bagi kami semua.”

Hasil ini menegaskan kemunduran Italia dalam satu dekade terakhir, sejak terakhir tampil di Piala Dunia 2014. Sementara itu, Bosnia mencatat pencapaian penting dengan kembali lolos ke turnamen terbesar sepak bola dunia dan siap bersaing di panggung global.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Gencatan Senjata Iran-AS Hampir Berakhir, Milisi Irak Siaga Penuh

Selasa, 21 April 2026 | 08:19

Dolar AS Terkoreksi: Investor Mulai Lepas Aset Safe-Haven

Selasa, 21 April 2026 | 08:06

Sinergi BNI dan Perempuan NTT: Mengubah Daun Lontar Menjadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 21 April 2026 | 07:48

Tim Cook Mundur sebagai CEO Apple

Selasa, 21 April 2026 | 07:35

Refleksi 4 Tahun Prudential Syariah: Mengubah Paradigma Deteksi Dini Kanker

Selasa, 21 April 2026 | 07:27

Emas Dunia Masih Sulit Bangkit di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Selasa, 21 April 2026 | 07:16

Kerja Sama Polri-PBB Pertegas Posisi RI dalam Misi Perdamaian Dunia

Selasa, 21 April 2026 | 07:10

Bursa Eropa Merah, Sektor Penerbangan Paling Terpukul

Selasa, 21 April 2026 | 07:05

Relawan Protes JK Asal Klaim soal Jokowi Presiden

Selasa, 21 April 2026 | 06:51

Politik Angka vs Realitas Ekologi: Sungai Tak Bisa Dipimpin Statistik

Selasa, 21 April 2026 | 06:29

Selengkapnya