Berita

Kapsupen TNI Mayjen Aulia Dwi Nasrullah. (Foto: RMOL/Bonfilio Mahendra)

Pertahanan

TNI Siapkan Langkah Kontijensi Usai Gugurnya Tiga Prajurit di Lebanon

RABU, 01 APRIL 2026 | 02:42 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Kronologi gugurnya dua prajurit TNI, Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar dan Sertu Muhammad Nur Ichwan dalam insiden serangan di Lebanon, Senin 30 Maret 2026 masih dilakukan investigasi lanjutan.

Di hari sebelumnya, gugur Kopral Farizal Rhomadhon yang juga akibat serangan brutal dari pihak yang bertikai antara pasukan Israel dengan Hizbullah.   

“Untuk mengetahui penyebab insiden tersebut UNIFIL saat ini sedang melaksanakan investigasi, TNI juga terus memonitor perkembangan situasi serta menyiapkan langkah-langkah kontijensi dihadapkan pada dinamika di Daerah Misi Lebanon,” kata Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Mayjen Aulia Dwi Nasrullah di Jakarta, Selasa 31 Maret 2026. 


Keduanya gugur saat serangan yang terjadi di Tim Escort Kompi B Satgas Yonmek XXIII-S/UNIFIL atau tergabung dalam Sector East Mobile Reserve (SEMR) melaksanakan pengawalan konvoi Combat Support Service Unit (CSSU). Serangan tersebut diduga dilakukan oleh militer Israel dengan alasan menggempur markas Hizbullah.

CSSU sendiri merupakan satuan pendukung yang bertugas memberikan dukungan dari Mako Sektor Timur UNIFIL United Nations Post (UNP) 7-2 menuju Mako Satgas Yonmek TNI Konga XXIII-S/UNIFIL di UNP 7-1. 

“Insiden terjadi di tengah eskalasi konflik tinggi, dimana terjadinya ledakan pada kendaraan yang mengakibatkan gugurnya Prajurit TNI atas nama Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar dan Sertu Muhammad Nur Ichwan,” jelas Aulia.

Sementara dua prajurit lainnya yakni Lettu Inf Sulthan Wirdean Maulana dan Praka Deni Rianto saat ini menjalani penanganan medis di Rumah Sakit St. George Beirut, Lebanon karena mengalami luka.

Akibat serangan ini, TNI tetap meningkatkan kewaspadaan sesuai Standard Operating Procedure (SOP) UNIFIL dalam misi perdamaian dunia.  


Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Buya Anwar: Kasus Korupsi Bisa Picu Krisis Kepercayaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 06:18

Direktur Keuangan dan Strategi Bank Jakarta Basaria Martha Raih Penghargaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 06:02

Ini Jadwal Lengkap Rencana Perjalanan Haji 2027

Rabu, 21 Oktober 2026 | 05:45

Seragam Tak Mengubah Hukum

Rabu, 21 Oktober 2026 | 05:34

Cek Kesehatan Gratis Kini Lebih Mudah Diakses

Rabu, 21 Oktober 2026 | 05:19

Polda Banten: KMP Batumandi Angkut 420 Penumpang dan 89 Kendaraan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 04:59

Pembangunan KNMP Sima-Wabu Libatkan Warga Lokal

Rabu, 21 Oktober 2026 | 04:46

Korban Indosurya Berjuang Mencari Keadilan sejak 2020

Rabu, 21 Oktober 2026 | 04:13

Pramono Dorong Film Nasional Tembus Pasar ASEAN

Rabu, 21 Oktober 2026 | 04:02

Galeri 24 Sabet Top 2 Kategori Retail dan Top 28 BUMN

Rabu, 21 Oktober 2026 | 03:32

Selengkapnya