Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Dunia

Prabowo Undang Jepang Terlibat Pengembangan Nuklir dan Mineral Kritis RI

SELASA, 31 MARET 2026 | 19:32 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden RI Prabowo Subianto mengundang Jepang untuk terlibat lebih jauh dalam pengembangan sektor strategis Indonesia, khususnya energi nuklir dan mineral kritis. 

Ajakan tersebut disampaikan dalam pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi di Istana Akasaka, Tokyo, Selasa, 31 Maret 2026.

Prabowo menegaskan bahwa Indonesia membuka diri terhadap kolaborasi di bidang energi masa depan, termasuk energi bersih dan teknologi nuklir sebagai bagian dari strategi transisi energi nasional. 


“Kami juga terbuka untuk kerja sama di bidang energi terbarukan dan energi nuklir,” ujarnya.

Lebih lanjut, Prabowo menekankan pentingnya kemitraan dalam pengelolaan sumber daya mineral strategis yang menjadi tulang punggung industri modern. 

Pemerintah, kata dia, mendorong keterlibatan Jepang dalam pengembangan mineral kritis dan rare earth, sekaligus memperkuat agenda hilirisasi industri di dalam negeri.

“Kami juga terus mengajak dan membuka diri untuk partisipasi Jepang dalam ekonomi Indonesia juga kerja sama kemitraan di bidang mineral kritis dan rare earth juga kami mengundang Jepang partisipasi dalam industrialisasi Indonesia dengan hilirisasi,” paparnya.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo turut menyinggung upaya percepatan penyelesaian kerja sama ekonomi bilateral, khususnya terkait protokol amandemen Indonesia-Jepang Economic Partnership Agreement (IJEPA). 

“Kami, Indonesia akan bekerja keras untuk mempercepat ratifikasi dan implementasi dari protokol amandemen Indonesia-Jepang Economic Partnership Agreement. Saya berharap dalam waktu cepat ini bisa kita selesaikan,” tegasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Jawab Tantangan Digital, Bawaslu Jadikan Kampus Laboratorium Demokrasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:54

DPD Ungkap Pola Investor ‘Berjudi’ Properti di Bali, Beli Aset Lalu Jual Lagi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:24

Denny Indrayana Cs Debat Sengit dengan KPU soal Verifikasi Data Calon

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:50

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Langsung Ditahan Penyidik

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:20

Digagas di Era Purbaya, Wacana Insentif Motor Listrik Masih Belum Jelas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:59

Saksi Denny Indrayana Ungkap Tak Ada Bahasa Verifikasi Faktual Dokumen Capres-cawapres

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:34

Sjafrie Sematkan Tanda Kehormatan ke Tentara Jepang yang Bantu Atasi Karhutla

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:09

Kader PDIP Berpotensi Jabat Wapres Jika Gibran Didiskualifikasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:55

TNI Hormati Kejagung Imbas Penetapan Kolonel Budi Tersangka Korupsi MBG

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:42

Kemenperin Dukung Impor KRL Bekas dari Jepang, Ini Alasannya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:18

Selengkapnya